Kepala Bidang Penegakan Produk Hukum Daerah (PPHD) Satpol PP Kab. Madiun, Danny Yudi Satriawan membuka acara rakor. Foto : Hendro Suhartono/BANGSAONLINE.com
MADIUN, BANGSAONLINE.com - Pemerintah Kabupaten Madiun, melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bekerja sama dengan Bea Cukai Madiun, menggelar pelatihan untuk petugas Perlindungan Masyarakat (Linmas) se-Kecamatan Mejayan guna mengantisipasi peredaran rokok dengan pita cukai yang tidak sesuai atau ilegal, Jumat (14/10/2022).
Dalam pelatihan tersebut, para anggota linmas diajarkan cara mengetahui ciri-ciri rokok ilegal. Sehingga, mereka bisa mengetahui, rokok yang dijual adalah rokok ilegal atau bukan.
BACA JUGA:
- KAI Daop 7 Madiun dan Bank Jatim Jalin Kerja Sama, Optimalisasi Layanan dan Aset
- Gubernur Khofifah Tinjau Proses Ambil Pin dan Verifikasi Data Calon Murid di 2 Sekolah Madiun
- Gelar Senam Rutin dan Cek Kesehatan, Pemdes Sangen Madiun Jaga Kebugaran Warga Lansia
- JKN Bikin Tenang Jelang Persalinan, Ibu asal Madiun ini Tak Lagi Khawatir Soal Biaya Kesehatan
Kepala Bidang Penegakan Produk Hukum Daerah (PPHD) Satpol PP Kabupaten Madiun, Danny Yudi Satriawan mengatakan, Linmas harus mengetahui ciri-ciri rokok ilegal yang beredar di pasaran.
"Di lapangan linmas adalah kepanjangan dari Satpol PP maka mereka perlu dilatih ciri-ciri rokok ilegal" tuturnya.
Ia menambahkan, dengan ilmu yang diberikan kepada para anggota Linmas, diharapkan bisa membantu memberantas peredaran rokok ilegal dan melaporkan hasil temuannya.

"Sehingga para Linmas bisa segera menginformasikan keberadaan peredaran daripada rokok ilegal" lanjut Danny
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




