Daftar Lewat Jalur Khusus, Risma tak Hadiri Penjaringan di DPD PDIP Jatim

Daftar Lewat Jalur Khusus, Risma tak Hadiri Penjaringan di DPD PDIP Jatim Tri Rismaharini. foto: bbc

Saat ditanya apakah calon terbaik, tapi bukan kader PDIP akan masuk prioritas, Adi mengatakan itu ranah DPP untuk memutuskan. Posisi DPC PDIP Surabaya taat dan patuh atas apa pun yang diputuskan DPP PDIP.

"Apa pun yang diputuskan akan dijalankan sepenuh hati dengan pikiran tunggalmemenangkan Pilkada Kota Surabaya," katanya.

Memang dalam keputusan Rakercab PDIP Surabaya lalu, lanjut dia, PDIP Kota Surabaya mengusulkan kepada DPP PDI Perjuangan untuk menugaskan kader partai sebagai calon wali kota-calon wakil wali kota Surabaya. Syarat dasar seorang kader adalah menjadi anggota PDIP dengan memegang Kartu Tanda Anggota (KTA).

"Aturan di PDIP sudah ditetapkan dalam AD/ART dan keputusan serta ketetapan partai. Semua menurut alur ketentuan yang secara normatif keorganisasian berlaku di PDIP," katanya.

Di sisi lain, DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Surabaya menyatakan siap menjadi pelopor koalisi partai setelah adanya kepastian Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini telah mendaftarkan diri sebagai Bakal Calon Wali Kota Surabaya melalui PDIP.

"Kami berencana merapatkan barisan dengan partai-partai terkait hal ini. Lihat saja hasil pertemuannya nanti," kata Ketua DPC PKB Kota Surabaya Syamsul Arifin.

Menurut dia, pihaknya akan menggelar pertemuan dengan pimpinan parpol di Surabaya untuk membicarakan hal ini. Saat ditanya partai mana saja yang akan diajak koalisi, Syamsul enggan mengatakannya. "Yang pasti, partai yang tidak mengusung Rismaharini," katanya.

Saat ditanya, bagaimana dengan koalisi Indonesia Hebat (KIH) yang ada di pusat akan berlaku di tingkat bawah, Syamsul mengatakan bahwa itu tidak benar. Bahkan, adanya kabar arahan dari DPP PKB agar mendukung calon yang diusung PDIP, Syamsul juga membantahnya.

"Kata siapa? Berdasar masukan dari pimpinan anak cabang (PAC) PKB se-Surabaya beberapa waktu lalu, agar PKB sebagai pengusung, bukan pendukung," katanya.

Ketua DPD PDIP Jatim, Kusnadi sebelumnya mengatakan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mendaftarkan diri sebagai bakal calon wali kota Surabaya melalui DPP PDIP. "Bu Risma mendaftar melalui DPP lima hari lalu. Saat ini, berkas pendaftarannya dikirimkan DPP PDIP ke DPD PDIP Jatim," ujarnya.

Untuk Pilkada Surabaya, lanjut dia, saat ini ada dua calon yang sudah mendaftarkan diri, yakni Tri Rismaharini yang mendaftarkan diri melalui DPP, kemudian Wisnu Sakti Buana yang mendaftarkan diri melalui DPC PDIP Kota Surabaya.

Selain itu, DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) memberi garansi kepada Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini selama dua periode untuk diusung kembali dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) setempat, Desember 2015.

"Ibu Rismaharini termasuk satu di antara lima kepala daerah petahana di Jawa Timur yang sesuai keinginan partai dan dinilai mampu melaksanakan tugas kerakyatannya," ujar Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto, di sela tes uji kelayakan calon kepala daerah di Kantor DPD PDIP Jatim. (lan/dur)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO