Foto bersama juara laga tiap kelas dengan kepala Disparpora dan ketua Kegiatan usai penyerahan juara. Foto: HENDRO SUHARTONO/ BANGSAONLINE.com
MADIUN, BANGSAONLINE.com - Kejuaraan Pencak Silat Bupati Madiun Cup antar pelajar tingkat SMP dan SMA sederajat akhirnya sampai di penghujung kegiatan, Jumat (25/11/2022). Ajang ini bagaikan kawah candradimuka untuk para pelajar mengejar impian menjadi calon atlet dari cabang olahraga pencak silat Kabupaten Madiun.
Hal ini sebagaimana yang disampaikan oleh ketua kegiatan, Gatot Sulistyo. Menurutnya, kejuaraan ini bertujuan untuk mencari bibit atlet pencak silat di Madiun.
BACA JUGA:
- Kontraktor Keluhkan Pembayaran Proyek PT INKA Madiun Belum Lunas, Tersisa Rp100 Juta
- 513 Rumah Warga Madiun Dapat Sambungan Listrik Gratis dari Program BPBL Seruni KMP Bidang IV
- Autodebit JKN Jadi Solusi Praktis Jaga Kepesertaan Tetap Aktif
- Lansia di Madiun Ditemukan Tak Bernyawa, Diduga jadi Korban Tabrak Lari
"Kejuaraan pecak silat ini di ikuti oleh pelajar tingkat SMP, MTs, SMA, SMK, dan MA. Sehingga nantinya bisa mendapatkan calon atlet KONI untuk cabang pecak silat," ungkap Gatot kepada BANGSAONLINE.com, Jumat (25/11/2022) malam.
Para pemenang kejuaraan ini nantinya bisa dibina sehingga nantinya bisa benar-benar menjadi atlet yang handal mewakili Kabupaten Madiun.
"Ini merupakan kegiatan rutin tahunan. Namun, karena ada pandemi kegiatan ini ditiadakan. Dan untuk kejuaraan kali ini, kelasnya lebih banyak dibandingkan tahun kemarin (2019 - red)," beber pria yang juga Seksi Pelatih Olahraga Ahli Muda Bidang Olahraga Prestasi Disparpora Kabupaten Madiun ini.
Adapun untuk kelas yang dipertandingkan ada sebanyak 32 kelas. Kelas seni ada 8 kelas dan kelas laga ada 24 kelas, baik untuk putra dan putri dengan berat yang sesuai kelasnya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




