Para pengedar sabu saat diekspose dalam konferensi pers yang digelar Polres Pamekasan.
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Polres Pamekasan meringkus 6 pengedar narkoba jenis sabu. Salah satu dari para pelaku merupakan janda beranak 2 yang menjadi residivis dengan kasus yang sama.
Kapolres Pamekasan, AKBP Satria Permana, memastikan hal tersebut saat menggelar konferensi pers, Jumat (17/3/2023). Ia mengatakan bahwa mereka ditangkap dari beberapa tempat yang berbeda.
BACA JUGA:
- Terekam CCTV, Polres Pamekasan Dalami Kasus Pencurian Gelang di Toko Emas
- Ratusan Motor Hasil Razia Balap Liar di Pamekasan Belum Diambil Pemiliknya
- Kunker ke Pamekasan, Mensos Gus Ipul Bakal Evaluasi Usai Dugaan 40 Persen Bansos Tak Tepat Sasaran
- Polsek Tamberu Pamekasan Bongkar Dugaan Penimbunan Solar Subsidi, 525 Liter Disita
"6 orang yang diamankan itu merupakan pengedar semua dengan inisial A (17) ditangkap di pinggir Jalan Raya Brawijaya; MH (49) dan MR (29) dibekuk di Desa Prekbun Kecamatan Pademawu. Sedangkan SWI (38) diringkus di Desa Branta Pesisir, Kecamatan Tlanakan, lalu FH (31) dan RJ (41) ditangkap di salah satu tempat menginap di Pamekasan," paparnya.
"Ada satu pengedar berjenis kelamin perempuan yang merupakan residivis, sebab 1 tahun lalu baru bebas, tapi kami tangkap lagi karena kembali melakukan transaksi sabu-sabu,” timpal Kasatresnarkoba Polres Pamekasan, AKP Junairi Tirto Admojo.
Atas perbuatannya, mereka dikenakan pasal 114 (1) jo 112 (1) UURI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman 5 sampai 20 tahun penjara atau seumur hidup. (dim/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




