“Jawaban ibu bidan tidak apa-apa, itu sudah biasa, dan akhirnya kita dikasih obat penurun panas dan diare,” tuturnya.
Setelah mendapat obat, kata Sugeng, sang bayi langsung meminumnya. Namun, tidak ada perubahan kondisi dan kemudian orang tuanya berkoordinasi dengan bidan dan mendapat jawaban yang sama.
“Sampai akhirnya, bayi mengalami kejang dan melotot-melotot pada Rabu malam,” ucapnya.
Selanjutnya pada esok harinya pada Kamis pagi jam 05.00 WIB, bayi tersebut dibawah ke bidan dan oleh bidan dirujuk ke Puskesmas setempat. Dari Puskesmas kemudian dilarikan ke UGD Trenggalek jam 07.11 WIB.










