Harun, Jemaah Haji dari Pamekasan.
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Harun, seorang kakek berusia 119 tahun dari Desa Pangbatok, Kecamatan Proppo, Pamekasan, rela menjual sepetak tanah dan dua ekor sapi untuk menambah kekurangan biaya agar bisa berangkat ke Tanah Suci, Makkah, pada 24 Mei mendatang.
"Kakek kesehariannya menjual ayam dan sudah berusia 119 Tahun, dirinya sudah mendaftar (haji) sejak tahun 2017, dan untuk tambahan biayanya menjual sepetak tanah dan 2 ekor sapi," kata cucunya, Mutammam, saat dikonfirmasi, Rabu (10/5/2023).
BACA JUGA:
- Kunker ke Pamekasan, Mensos Gus Ipul Bakal Evaluasi Usai Dugaan 40 Persen Bansos Tak Tepat Sasaran
- Tangis dan Doa Iringi Pelepasan 791 Jemaah Haji, Bupati Pamekasan Minta Jaga Kondisi Fisik
- Pelantikan Dekopinda Pamekasan, Bupati Sebut Gelontorkan Hampir Rp2 M untuk UMKM dan Koperasi
- Bea Cukai Madura Didesak Usut Dugaan Pabrik Rokok Bermasalah
Ia menjelaskan, Harun ialah anak paling bungsu dan sekarang sudah memiliki cicit.
"Kakek harun sudah hidup sejak Belanda menjajah Indonesia, bahkan tau nyanyian terdahulu saat ada Belanda," tuturnya.
Mutammam menceritakan, Harun berjualan ayam hingga saat ini. Bahkan, kakeknya pernah dibayar oleh orang tidak dikenal dengan uang palsu di pasar.
"Kakek pernah berjualan ayam, tapi sama orang tidak dikenal itu malah dibayar dengan uang palsu, padahal uang tersebut untuk menabung," ujarnya.
Ia berharap, Harun bisa menjalankan ibadahnya dengan aman dan nyaman sehingga dapat kembali dengan selamat sampai rumah.
"Semoga kakek bisa menjalankan ibadah hajinya dengan lancar dan kembali dengan selamat," ucapnya. (dim/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




