Bupati Gresik saat mendampingi Kapolda Jatim berkunjung ke kawasan JIIPE. FOTO: SYUHUD/BANGSAONLINE.
GRESIK, BANGSAONLINE.com - Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani menyebutkan, gelombang investasi yang masuk di Gresik, terus mengalami tren positif.
Pada 2023 tercatat, Gresik menjadi kabupaten penyumbang investasi terbanyak di Jawa Timur. Menempati urutan nomor 1 dalam realisasi investasi di Jawa Timur pada triwulan II 2023.
BACA JUGA:
- TMMD ke-128 Gresik Ditutup, Jalan hingga RTLH di Desa Slempit Rampung Dibangun
- Tersangka Penganiayaan Pegawai DPUTR Gresik Ditahan, Kuasa Hukum Apresiasi Langkah Kejaksaan
- Kejari Gresik Tahan Pegawai DPUTR Tersangka Penganiayaan
- Sekda Ikuti Launcing KDKMP secara Virtual, 126 Koperasi Merah Putih Gresik Siap Beroperasi
"Investasi masuk di Kabupaten Gresik capaiannya 38,8% dari total investasi di Jawa Timur. Disusul Kota Surabaya 18,8, Kabupaten Pasuruan 11,9, Kabupaten Sidoarjo 8,4%, dan Kabupaten Tuban 1,8," ucap bupati, Selasa (1/8/2023).
Sementara itu, Kepala DPMPTSP Gresik, Agung Endro Dwi Setyo Utomo menyampaikan, realisasi investasi pada triwulan II 2023 di Gresik, mencapai Rp12,092 triliun.
"Capaian ini, tumbuh 62% dibandingkan capaian periode yang sama pada tahun sebelumnya (yoy) sebesar Rp7,5 triliun," ucap Agung kepada BANGSAONLINE.com.
Agung menjelaskan bahwa, raihan ini sejalan dengan arahan Bupati Fandi Akhmad Yani dalam menjadikan Gresik sebagai wilayah tujuan utama investasi.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




