Bupati Gresik saat mendampingi Kapolda Jatim berkunjung ke kawasan JIIPE. FOTO: SYUHUD/BANGSAONLINE.
"Untuk triwulan III dan berikutnya, DPMPTSP Kabupaten Gresik akan terus memaksimalkan kinerja. Dengan berbagai upaya dan kerja keras kolektif bersama. Kita optimis bisa menjadi nomor 1 di Jatim lagi," kata Agung optimis.
Kepala DPMPTSP Gresik lantas merinci realisasi investasi masuk di Gresik. Realisasi Penanaman Modal Asing (PMA) sepanjang April-Juni 2023 mencapai 86% atau sekitar Rp10,39 triliun dari total realisasi investasi triwulan II. Capaian ini tumbuh 59 persen dibandingkan raihan 2022 pada periode yang sama.
Sementara itu, realisasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) mencapai sekitar Rp1,69 triliun atau setara 14% dari total investasi, tumbuh 8,3% pada periode yang sama.
Berdasarkan sektor usaha, pada 2023 triwulan II, tiga besar realisasi investasi berasal dari sektor pertambangan, barang logam, sektor industri logam dasar, bukan mesin dan peralatan, serta industri farmasi dan kimia.
Adapun realisasi investasi hingga triwulan II 2023 sebesar Rp22,8 triliun telah mencapai 76,7% dari target realisasi investasi Gresik pada 2023 sebesar Rp29,7 triliun.
"Capaian triwulan II ini juga telah berhasil menyerap 8.175 tenaga kerja," pungkas Agung. (hud/git)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




