Ilustrasi. Foto: Ist
BANGKALAN, BANGSAONLINE.com - Isu PAW atau pergantian antarwaktu perangkat Desa Sepuluh, Bangkalan, mulai mencuat. Pj Kades Desa Sepulu, Roni Firdaus, enggan menanggapi pertanyaan media, bahkan meminta untuk tidak bertanya terkait hal tersebut.
"Saya tidak berani, kemarin bahas ini bahasanya dipelintir, akhirnya disini jadi konflik," katanya.
BACA JUGA:
- Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Tretan Biosaka Madura Semprot Gunungan Sampah di TPS Bangkalan
- Ruang Pantomim Bangkalan Turun ke CFD, Kenalkan Seni yang Telah Ukir Prestasi Nasional
- Jemaah Haji asal Bangkalan Gelar Tasyakuran di Makkah, Bersyukur Usai Selesaikan Rangkaian Ibadah
- Investigasi Keracunan 84 Siswa SMAN 1 Kokop Bangkalan, Satgas MBG Ungkap Temuan ini di SPPG
Berdasarkan informasi yang dihimpun BANGSAONLINE.com pada Senin (4/9/2023), diduga ada penggantian 3 perangkat desa pada Juli 2023. Mereka adalah sekretaris desa, kepala dusun, dan kepala seksi kesejahtaraan masyarakat (Kasi Kesmas).
Camat Sepulu, Abdul Hadi, memastikan bahwa telah ada pergantian perangkat desa di Sepulu karena telah terjadi kekosongan yang menurutnya dijadikan pertimbangan.
"PAW memang untuk mengisi kekosongan yang sudah lama, 3 perangkat desa yang akan diganti yaitu Kasi Kesmas, sekertaris desa, dan kepala dusun," ujarnya saat dikonfirmasi melalui pesan instan (WhatsApp).
Disebutkan pula, pihaknya telah memberikan rekomendasi untuk pergantian Perangkat Desa Sepulu karena pihak kecamatan sudah melakukan seleksi.
"Saya punya staf di kasi pemerintahan, karena prosedur lengkap kami keluarkan rekomnya," tuturnya.
Sementara itu, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Sepulu, Zakiatul Mufarrohah, juga membenarkan rencana pergantian perangkat desa. Namun, pihaknya tidak pernah dilibatkan saat dilakukan musyawarah pergantian perangkat.
"Untuk yang kosong di Kadus (kepala dusun) ada 2, dan Kasi Kesmas juga kosong, kalau sekertaris desa ada, tapi rencananya akan diganti juga," ucapnya. (mil/uzi/sis)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




