Kepala Kemenag Tuban, Hj. Umi Kulsum, bersama jajaran KUA dan tamu undangan saat hadir di acara pemusnahan buku nikah kedaluwarsa.
TUBAN, BANGSAONLINE.com - Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Tuban memusnahkan sebanyak 2.250 buku nikah, Senin (2/9/2024). Kegiatan pemusnahan dengan cara dibakar itu dilakukan di belakang Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Jenu.
Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Tuban, Hj Umi Kulsum, mengatakan ribuan buku nikah dimusnahkan karena sudah tidak terpakai lantaran kedaluwarsa.
BACA JUGA:
- Program 'Pelangi Biru' di Tuban Sudah Layani 1.000 Pengantin Baru
- Pranata Humas Kemenag Tuban Dinobatkan Sebagai ASN Inspiratif, Cetak Rekor 592 Berita Dalam Setahun
- Perkuat Operasional Layanan, 16 KUA di Tuban Terima Bantuan Laptop dan Printer
- Kemenag Tuban Pastikan Layanan Nikah Tetap Optimal Meski Ada WFA
"Pemusnahan ini lantaran buku kutipan akta nikah tersebut sudah tidak berlaku lagi. Kegiatan ini untuk mencegah penyalahgunaan buku nikah oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab," ujar Umi Kulsum yang merupakan mantan Ketua PC Fatayat NU Tuban itu.
"Buku nikah yang tidak terpakai ini dihapus dengan cara dibakar karena alasan kedaluwarsa dan rusak dari beberapa KUA di Kabupaten Tuban tahun 2022," bebernya.
Pemusnahan dilakukan di KUA karena merupakan tempat pendistribusian buku nikah.
Sementara Kepala Seksi Bimas Islam Kemenag Tuban, Mashari, menyampaikan pembakaran ini dilaksanakan setelah mendapat surat dari Kanwil Kemenag Provinsi Jatim, nomor: B-601005/Kw.13.01/KS.01.6/08/2024 tanggal 20 Agustus.
Surat itu berisi tentang persetujuan pemusnahan blangko nikah.
"Dengan penghapusan itu diharapkan tercipta tertib administrasi pengelolaan BMN dan buku nikah dapat disalurkan dengan baik sesuai alokasi," pungkasnya.
Turut hadir dalam pemusnahan, kasubag TU, Forkopimca Jenu, ketua APRI, ketua paguyuban KUA, kepala KUA Kecamatan Tuban, Merakurak, Plumpang, Semanding, pranata humas, pengawas madrasah, pengelola BMN, dan sejumlah ASN Kemenag. (wan/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




