Drs Yuda Hadi saat memimpin deklarasi para mantan abdi negara atau ASN untuk mendukung Barra-Rizal di Guest House Universitas KH. Abdul Chalim (UAC), Pacet, Mojokerto, Kamis (29/8). Foto: M. Sulthon Neagara/bangsaonline
MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com – Para mantan abdi negara atau mantan aparatur sipil negara (ASN) se-Kabupaten Mojokerto gelar acara silaturahim di Guest House Universitas KH. Abdul Chalim (UAC), Pacet, Mojokerto, Kamis (29/8/2024).
Gelaran acara tersebut dihadiri sekitar 650 peserta, termasuk tokoh masyarakat. Juga turut hadir mantan Bupati Mojokerto periode 2000-2008, H. Achmady, bersama dengan Prof. Dr. KH. Asep Saifudiin Chalim, MA, pengasuh sekaligus pendiri PP Amanatul Ummah.
BACA JUGA:
- Minta Santri Tak Minder, Kiai Asep pernah Drop Out Sekolah Kelas II SMA, Tapi Jadi Profesor
- Mendes PDT Yandri: Amanatul Ummah Is The Best, The Best, The Best
- Luar Biasa! Santri MBI Amanatul Ummah Diterima di 17 Kampus Top Dunia di Berbagai Negara
- Spektakuler! PP Amanatul Ummah Wisuda 565 Penghafal Quran, 128 Santri Hafal 30 Juz
Achmady menyebut, pertemuan ini merupakan reuni antara mantan bupati dengan mantan abdi negara yang pernah bersama-sama membangun Kabupaten Mojokerto di masanya.
“Alhamdulillah semuanya masih sehat-sehat,” kata Achmady dalam sambutannya.
Juga hadir Drs Yuda Hadi, mantan Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan (DPPKBPP) Kabupaten Mojokerto.
Yuda menyampaikan bahwa dirinya sangat setuju atas pencalonan Gus Barra sebagai calon Bupati Mojokerto periode 2025-2030. Bahkan Yuda berharap, jika dahulu Achmady mendapat rekor MURI dengan pemilih terbanyak yakni 87%, maka Gus Barra yang saat ini maju bersama Rizal Octavian (putra Achmady) harus mampu melebihi rekor MURI tersebut dengan perolehan suara 90%.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




