Bawaslu Tulungagung Petakan 14 TPS Rawan saat Pilkada 2024

Bawaslu Tulungagung Petakan 14 TPS Rawan saat Pilkada 2024 Komisioner Bawaslu Tulungagung, Nurul Muhtadin.

TULUNGAGUNG, BANGSAONLINE.com  Tulungagung telah melakukan pemetaan terhadap potensi pada TPS (tempat pemungutan suara) dalam pelaksanaan pesta demokrasi 27 November mendatang. Hal tersebut dilakukan untuk mencegah gangguan atau hambatan yang mungkin terjadi ketika pemungutan suara.

Pemetaan dilakukan pada 10-15 November 2024, dengan melibatkan 1.630 TPS yang tersebar di 271 kelurahan/desa dalam 19 kecamatan. Komisioner Tulungagung, Nurul Muhtadin, mengatakan bahwa pemetaan ini dilakukan sesuai dengan instruksi pusat.

“Pemetaan TPS rawan ini bertujuan untuk mencegah terjadinya pelanggaran ataupun hambatan pada saat pengurutan suara,” ujarnya kepada awak media, Rabu (20/11/2024).

Menurut dia, hasil pemetaan menunjukkan 14 indikator TPS rawan yang perlu segera ditindaklanjuti oleh pihak terkait. Beberapa indikator rawan yang ditemukan meliputi masalah penggunaan hak pilih, keamanan, potensi politik uang, netralitas penyelenggara, dan logistik. 

Salah satu yang menjadi fokus utama adalah jumlah TPS yang memiliki pemilih yang sudah tidak memenuhi syarat (TMS), seperti pemilih yang meninggal dunia, beralih status menjadi TNI/Polri, atau dicabut hak pilihnya berdasarkan keputusan pengadilan. Berdasarkan peta, terdapat 579 TPS di 159 desa yang memiliki pemilih TMS.

"Pengalaman pemilu sebelumnya menunjukkan bahwa dinamika pemilih, dari yang sebelumnya memenuhi syarat menjadi tidak memenuhi syarat, sangat rawan terjadi, baik karena kematian dunia maupun perubahan status," urai Nurul.

Disebutkan olehnya,  telah menetapkan jajaran pengawasnya untuk memastikan bahwa pemilih yang tidak memenuhi syarat tidak akan menerima undangan pemilih.

Klik Berita Selanjutnya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Pasangan Edi Hadiyanto Daftar Bacakada Situbondo ke PPP':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO