Risma-Whisnu Siap Tempur, Risma: Saya Bukan Gusti Allah

Risma-Whisnu Siap Tempur, Risma: Saya Bukan Gusti Allah Tri Rismaharini dan Whisnu Sakti Buana menunjukan gambar yang akan digunakan untuk kampanye saat Rakor Tim Pemenangan, kemarin. foto: maulana/BANGSAONLINE

Selanjutnya, Risma-Whisnu akan kembali mengikuti Pilwali Surabaya, 9 Desember mendatang. Pasangan Rasiyo-Lucy Kurniasari, yang diusung Demokrat dan PAN akan menjadi penantangnya. Dan pada 24 September mendatang, KPU Kota Surabaya, akan menetapkan pasangan Rasiyo-Lucy layak atau tidak menjadi lawan Risma-Whisnu di Pilwali Surabaya.

Sementara Juru Bicara Tim Pemenangan Risma-Whisnu, Didik Prasetiyono mengatakan, Rakor yang digelar pihaknya adalah menyusun agenda pemenangan untuk jangka panjang. "Rakor Tim Kampanye hari ini diikuti oleh Paslon Risma-Whisnu. Ini untuk menyusun skenario jangka panjang pemenangan Paslon," kata Didik.

Sementara Ketua Tim Pemenangan Risma-Whisnu, Syaifudin Zuhri menjelaskan, Rakor Tim Pemenangan ini, selain menyusun rencana dan memetakan kekuatan juga untuk menyambut tanggal 24 September.

"Tanggal 24 September nanti, kita optimis KPU akan menetapkan pasangan Rasiyo-Lucy, dan tanggal 25 Septembernya dilakukan pengambilan nomor urut," kata Ipuk, sapaan akrab Syafudin Zuhri.

Ipuk juga menjelaskan, pasca penetapan calon lawan Risma-Whisnu nanti, pihaknya akan menggalang kekuatan di tingkat bawah. "Kita juga akan melakukan konsolidasi ke bawah, di tingkat RW (Rukun Warga). Kita mohon do'anya," tegasnya.

Seperti diketahui, Pilwali Surabaya berjalan cukup alot. Selama tiga kali pendaftaran, pasangan yang diusung PDIP ini, tetap menjadi calon tunggal. Pada pendaftaran tambahan tanggal 3 Agustus lalu, Risma-Whisnu hampir memiliki lawan. Tapi sayang, Dhimam Abror-Haries Purwoko yang didaftarkan Demokrat dan PAN batal mendaftar. Sebab, Haries menghilang dari Gedung KPU Surabaya saat izin ke toilet.

Kemudian, pada 11 Agustu, Demokrat dan PAN kembali mendaftarkan calon barunya, yaitu Rasiyo-Abror, saat KPU membukan kembali masa pendaftaran tahap dua. Sayang, pada tanggal 30 Agustus, pasangan ini dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS) karena berkas Abror bermasalah.

KPU-pun membuka kembali masa pendaftaran untuk yang kesekian kalinya. Kali ini, pada 8 September, Demokrat dan PAN mendaftarkan Rasiyo-Lucy dan akan ditetapkan sebagai calon lawan incumbent pada 24 September mendatang. (lan/sta)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO