Pengguna jalan penghubung Cerme-Kebomas. Foto: SYUHUD/BANGSAONLINE
GRESIK, BANGSAONLINE.com - Kerusakan jalan yang menghubungkan Desa Banjarsari, Kecamatan Cerme - Desa Kedanyang, Kecamatan Kebomas, dikeluhkan pengendara yang melintas di jalur tersebut.
Kondisi akses penghubung dengan konstruksi cor dan aspal itu ada yang bergelombang, ambles, hingga berlubang besar. Sehingga membahayakan pengguna jalan.
BACA JUGA:
- DPRD Gresik Belum Bahas Relokasi 43 PKL Kali Avoor
- Siap Luaskan Pasar Global, SIG Rampungkan Proyek Dermaga dan Fasilitas Produksi di Tuban
- PT PON Salurkan Beasiswa Sekolah Kejar Paket B & C Lewat Program Pintas di Tlogopojok
- Buron hingga ke Malang, Pelaku Pembacokan di Menganti Akhirnya Diringkus Polisi
Apalagi pada malam hari, karena minimnya penerangan jalan umum atau PJU di sana.
"Sudah lama kerusakannya, makanya harus hati-hati kalau naik kendaraan melintas di jalan tersebut. Sudah banyak pengguna jalan yang terjatuh," kata salah satu pengguna jalan, M Adi, kepada BANGSAONLINE.com, Senin (17/3/2025).
Setiap pagi dan sore, ia mengaku kerap melewati jalan itu untuk berangkat serta pulang kerja. Sebab, jalur ini merupakan alternatif yang menghubungkan Gresik dengan Surabaya.
"Kalau pagi dan sore sangat padat kendaraan lewat di sini, khususnya sepeda motor. Waktunya orang berangkat dan pulang kerja. Ada yang kerja di wilayah Kebomas, Kabupaten Gresik, dan Surabaya," ujarnya.
Warga berharap kerusakan jalan tersebut segera diperbaiki dengan konstruksi yang benar. Pasalnya, perbaikan yang sudah dilakukan pada tahun sebelumnya tak bertahan lama.
"Tahun lalu jalan sudah diperbaiki. Saat itu ada sejumlah titik jalan setelah diperbaiki ambles ke areal sawah, lalu dilakukan perbaikan. Sekarang rusak lagi, padahal belum ada dua tahun," cetusnya.






