Prof Dr KH Imam Ghazali Said, MA (kiri) dan M. Mas'ud Adnan. Foto: bangsaonline
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Kementerian Agama Republik (Kemenag) Indonesia mengumumkan bahwa hampir 40 ribu calon jemaah haji Indonesia 2025 bakal masuk skema murur dan tanazul.
"Hampir 40 ribu calon jemaah haji," kata Menteri Agama Prof Dr Nazaruddin Umar kepada wartawan.
BACA JUGA:
- Ramadhan 2026: Komisi I DPRD Kabupaten Pasuruan Tegakkan Aturan untuk Ketertiban Umum
- Komisi III DPRD Kabupaten Pasuruan Dorong Desa Kelola Sampah
- UMKM Pasuruan Naik Kelas: Komisi II Kawal Digitalisasi Pasar dan Bantuan Modal Pemuda-Perempuan
- Komisi IV DPRD Kabupaten Pasuruan Jamin Kesehatan Gratis Tanpa Diskriminasi
Apa sih tanazul dan murur itu?
Nah, Prof Dr KH Imam Ghazali Said, MA, pembimbing haji yang kini berangkat ke tanah suci yang sehari-harinya dosen Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya menjelaskan secara detail dalam Podcast BANGSAONLINE di channel YouTube.
Menurut Prof Kiai Imam Ghazali Said, sebanyak 37 ribu calon jemaah haji Indonesia bakal masuk skema murur dan tanazul.
“Kalau di Jawa Timur ada dua kloter yang terkena skema tanazul dan murur. Yaitu jemaah haji asal Pasuruan,” tutur pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wonocolo Surabaya itu dalam Podcast BANGSAONLINE yang dipandu M. Mas’ud Adnan di Kantor HARIAN BANGSA dan BANGSAONLINE di Jalan Cipta Menanggal Surabaya.
Menurut Kiai Imam Ghazali Said, calon jemaah haji yang terkena skema tanazul dan murur tetap sah.






