Program MBG di Gresik Terkendala Kebutuhan Dapur

 Program MBG di Gresik Terkendala Kebutuhan Dapur Kolase foto Ketua DPRD Gresik, M Syahrul Munir (kiri), dan Ketua Komisi IV DPRD Gresik, Muchamad Zaifudin (kanan). Foto: Ist

"Penyediaan MBG sementara ini masih didominasi pelaku usaha catering yang memiliki modal besar," ucapnya.

Pemerintah pun tengah mencari solusi agar program MBG bisa segera dirasakan oleh seluruh siswa, mulai dari tingkat TK, SD, SMP, hingga SMA. Salah satu langkah yang akan diambil adalah bekerja sama dengan sekolah yang memiliki kantin representatif, dengan tetap memperhatikan standar yang ditetapkan BGN.

"Sudah ada langkah, antara lain kepala daerah akan kerja sama dengan sekolah yang memiliki kantin yang representatif. Tentu sesuai standar yang disyaratkan BGN," pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Gresik, Muchamad Zaifudin, menyatakan jumlah siswa yang akan menerima manfaat dari program MBG mencapai sekitar 268.672 orang, mulai dari TK hingga SMA.

"Saat ini, pemerintah masih berupaya untuk pendirian dapur MBG, baik dengan menggandeng pengusaha catering atau akan menggandeng kantin-kantin sekolah," sebutnya.

Ia menambahkan, satu dapur MBG setidaknya harus mampu melayani kebutuhan makanan sebanyak 2.300-3.500 porsi. 

"Pemerintah masih mencari solusi untuk memenuhi kebutuhan dapur MBG," ucap anggota Fraksi Gerindra ini. (hud/mar)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO