Pemkab Kediri Gelar Soft Launching Sentra PKL SLG

Pemkab Kediri Gelar Soft Launching Sentra PKL SLG Soft launcing area yang akan ditempati para pedagang. Foto: Muji Harjita/BANGSAONLINE

KEDIRI,BANGSAONLINE.com - Pemkab melakukan soft launching sentra (pedagang kaki lima) di kawasan Kecamatan Ngasem, Minggu (22/6/2025). Acara soft launching disisi lomba menggambar untuk anak TK dan bursa ikan hias.

Meski ada 212 kios, namun pada tahap awal, baru zona ikan hias yang sudah siap. Sedangkan untuk zona tanaman hias, baru dua kios yang terisi. Begitu juga zona UMKM dan kuliner serta zona satwa akan dilakukan secara bertahap.

Kepala Bagian Perekonomian Pemerintah Kabupaten , Santoso, mengatakan, sentra di kawasan yang selama ini ditunggu-tunggu oleh masyarakat sudah di launching pemanfaatannya.

Menurut Santoso, di sentra ini, dibagi tiga zona yaitu zona 1 untuk ikan hias dan tanaman hias, zona 2 untuk UMKM/kuliner dan zona 3 yang terletak paling utara nanti disiapkan untuk aneka satwa, salah satunya burung berkicau.

"Dibangunnya sentra ini, sebagai upaya untuk peningkatan pertumbuhan ekonomi masyarakat Kabupaten dan harapan kami nantinya setiap hari buka seterusnya,"ucap Santoso, Minggu (22/6/2025).

Pada awal ini, lanjut Santoso, kalau dari data yang ada, yang mengisi mestinya sudah 80%, namun ternyata belum sampai. 

Masih Ada yang Akan Dibenahi

Menurut dia, ini masih tahap pertama kali. Mungkin nanti ke depan bisa dilengkapi secara bertahap .

"Yang menjadi permasalahan di sentra ini adalah terkait pengamanan, karena tempat ini memang masih terbuka. Rencananya ke depan akan diberi pagar keliling,"Imbuhnya.

Terkait uang sewa atau retribusi, menurut Santoso, untuk tahan awal ini belum ada retribusi atau uang sewa yang dibebankan kepada masyarakat yang mengisi kios.

"Nanti bila sudah ramai, akan dikenakan sewa. Terkait berapa (besarnya) uang sewa, nanti akan ada penilaian dari BKAD (Badan Keuangan dan Aset Daerah),"terang Santoso.

Masih menurut Santoso, bahwa yang menempati kiso di sentra ini, merupakan pedagang atau komunitas baru.

Sedangkan, untuk yang selama ini sudah berjualan di kawasan , nantinya akan dicarikan tempat tersendiri oleh Satpol-PP.

Disambut Hangat Salah Satu Pengisi Stan

Sarjana, (53) salah satu pengisi stan zona ikan, mengaku senang dengan adanya sentra yang dibagi menjadi tiga zona ini. 

Dengan adanya pembagian zona berjualan, tentunya masyarakat lebih mudah menuju zona yang dikehendaki.

Misalnya, bagi penghobi ikan hias, tentu akan mencari zona ikan. Begitu juga dengan yang lain.

Menurut Sarjana, di kiosnya, hampir semua ikan (hias) ada, seperti ikan manfish, glowfish, cupang dan Guppy.

"Sebagian besar yang kami pajang disini, adalah berawal dari bibit. Beli bibit kecil lalu dibesarkan dan dijual. Ada juga yang produksi sendiri. Yang populer adalah ikan cupang, koky, molly dan Guppy,"kata pria yang juga kordinator kios ikan hias di sentra ini.

Selain menjual ikan hias, pemilik Sarjana Aquatic itu menambahkan bahwa ia juga menjual Aquarium, pakan ikan dan aksesoris aquarium. (adv/pkp)

Lihat juga video 'BI Kediri Gelar Bazar Pangan Murah Ramadhan 2024':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO