Presiden AS Donald Trump. Foto: Reuters/Ken Cedeno/detik.com
WHASINGTON, DC, BANGSAONLINE.com - Presiden AS Donald Trump murka pada Israel, negara sekutunya. Ia mengatakan Israel dan Iran sama-sama melanggar gencatan senjata, tetapi ia "sangat tidak senang" dengan Israel.
Trump minta Israel untuk berhenti menjatuhkan bom.
BACA JUGA:
- Kunjungi Amanatul Ummah, Kementerian Pendidikan Palestina: Mereka Bunuh Kami Karena Belum Beradab
- Rakyat AS Kaget, Ibu Negara AS Melania Trump Diduga Terlibat Skandal Kejahatan Seksual Epstein
- Tiga Prediksi Analis Geopolitik China: Amerika Bakal Kalah Lawan Iran, Ini Alasan Logisnya
- Teriakkan No King, Jutaan Rakyat Amerika Demo Trump
"Bawa pulang pilot kalian, sekarang!" teriak Donald Trump seperti dilansir Aljazeera, Selasa (24/6/2025).
Prersiden kontroversial itu tampaknya panik setelah pangkalan militer Amerika Serikat di Qatar dirudal oleh Iran. Pangkalan militer AS itu Bernama Al Udeid.
Dilansir Aljazeera, pangkalan seluas 24 hektar (60 are) di padang pasir di luar ibu kota Doha ini didirikan pada tahun 1996. Al Udeid merupakan markas terdepan Komando Pusat AS, yang mengarahkan operasi militer AS di wilayah yang sangat luas yang membentang dari Mesir di barat hingga Kazakhstan di timur.
Iran menyerang pangkalan militer AS itu pada Ahad, 23 Juni 2025, sebagai balasan atas serangan tentara AS terhadap Iran. AS terang-terangan ikut campur perang Iran-Israel dan membela zionis Yahudi itu.






