Ahmad Budiono, tokoh senior dari Probolinggo saat menunjukkan buku sejarah Kota Kraksaan jadi ibu kota daerah. Foto: ANDI SIRAJUDIN/BANGSAONLINE
PROBOLINGGO, BANGSAONLINE.com - Dukungan terhadap dua nama calon pimpinan PCNU Kraksaan terus menguat meski pelaksanaan Konfercab PCNU Kota Probolinggo belum digelar. KH Romli Syahir sebagai calon Rois dan KH Hafidzul Hakim Noer sebagai calon Ketua Tanfidziyah mendapat dukungan luas, baik dari internal NU maupun tokoh lintas organisasi.
Salah satu dukungan datang dari tokoh senior Probolinggo, Ahmad Budiono, yang dikenal sebagai tokoh Muhammadiyah asal Kraksaan. Ia menyebut kedua tokoh NU tersebut layak memimpin PCNU Kraksaan saat ini.
BACA JUGA:
- Usung Tema NU untuk Bangsa, Pengurus PCNU Bangil Periode 2026-2031 Resmi Dilantik
- Lesbumi PWNU Jatim Dorong Penanaman Nilai Perjuangan NU kepada Gen Z Lewat Kajian Poskolonial
- Istighosah Kubro Gempol, Mbak Mela Pesan Jaga Aqidah Aswaja
- Ponpes Al-Falah Ploso Ditunjuk Jadi Tuan Rumah Munas Alim Ulama dan Konbes NU 2026
“Saya kira kedua tokoh ini ideal sekali untuk memimpin PCNU Kota Kraksaan. KH Romli Syahir bukan orang asing di kalangan NU. Leluhur-leluhurnya ya berjuang keras. Apalagi, pendidikan beliau di Baghdad dan tokoh aktivis yang tidak bisa diragukan lagi,” ujarnya kepada BANGSAONLINE.com, Kamis (4/9/2025).
Pemilik Rumah Sakit Fatimah Kraksaan itu menilai kompetensi keilmuan dan keulamaan KH Romli Syahir sangat mumpuni. Ia mengingatkan, KH Romli merupakan cucu dari Kiai Syamsudin, mantan Ketua Tanfidziyah PCNU pada era 1970-1980-an.
Sementara KH Hafidzul Hakim Noer, atau akrab disapa Nun Hafid, juga berasal dari keluarga besar NU. Ia adalah cucu dari Kiai Hasyim Minu dan putra dari KH Nuruddin Musyairi, tokoh NU yang dikenal alim dan berpengaruh.
Budiono juga mengisahkan keterlibatan KH Romli dalam perjuangan menjadikan Kraksaan sebagai ibu kota Kabupaten Probolinggo. Ia pernah diundang dalam seminar Forum Umat Islam Bersatu (FUIB) bersama mantan Gubernur Jatim Soekarwo, Suko Widodo, dan Bagong Soeyanto.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




