Alat berat saat melakukan pengerukan salah satu saluran air.
LAMONGAN, BANGSAONLINE.com - Menghadapi musim hujan, Pemerintah Kabupaten Lamongan melakukan revitalisasi pada waduk, embung, dan rawa. Selain itu, juga membenahi saluran air dan sungai yang dianggap urgent.
Berdasarkan informasi yang diperoleh wartawan, pembenahan drainase dan sungai sudah berjalan 60 persen. Sedangkan jumlah drainase dan sungai yang direvitalisasi ada 68 titik.
BACA JUGA:
- Upaya Jaga Ketahanan Pangan, Pemkab Lamongan Salurkan Bantuan Beras dan Minyak Goreng
- Genjot Produktivitas Padi, Bupati Lamongan Salurkan Combine Harvester
- Lantik 34 Pejabat, Bupati Lamongan Tekankan Profesionalisme dan Integritas
- Viral Isu Dugaan Perselingkuhan Camat Karanggeneng, Ini Kata Sekda Lamongan
Di antaranya Kali Kaliotik Dusun Dandangan Desa Dlanggu Kecamatan Deket, Kali Genceng Desa Takeranklating Kecamatan Tikung, Kali Desa Kebalan Kulon Kecamatan Sekaran, Kali Desa Duriwetan Kecamatan Maduran, pemeliharaan tanggul dan tebing Sungai Desa Pucangro Kecamatan Kalitengah Kabupaten Lamongan, dan lainnya.
"Pengerjaannya sudah 60 persen. Upaya komprehensif ini menunjukkan pendekatan proaktif dari Pemerintah Kabupaten Lamongan dalam mengelola sumber daya air dan meminimalkan risiko bencana hidrometeorologi selama musim hujan," tutur Kepala Dinas Pengerjaan Umum Sumber Daya Air (DPUSDA) Kabupaten Lamongan Erwin Sulistya Pambudi, Senin (13/10/2025).
Menurut Erwin, hal ini dilakukan sebagai upaya Pemkab Lamongan mengelola sumber daya air dan meminimalkan risiko bencana hidrometeorologi selama musim hujan.
Sebelumnya, Pemkab Lamongan juga telah melakukan normalisasi 96 waduk dan embung di Kabupaten Lamongan. Perinciannya, 22 waduk dan rawa, serta 74 embung. (qom/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




