Bupati Kediri Hanindito Himawan Pramana saat membuka School Contest 17 di Convention Hall SLG. (Ist).
Di tengah kemajuan digital, kata Dhito, banyak informasi sedianya difilter agar tak terjadi kesalahan literasi. Termasuk bagaimana kemampuan pelajar dalam menyikapi berbagai isu untuk menghindari provokasi.
Untuk itu bupati dua periode ini juga menitipkan pesan kepada guru dan tenaga pendidik agar menjaga siswanya di sekolah.
Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Kediri tidak bisa bekerja sendirian untuk memajukan generasi.
“Setiap masa ada tantangannya, setiap tantangan ada masanya,” jelas Dhito.
Adapun dalam School Contest 17 ini digelar berbagai kompetisi seperti story telling Bahasa Inggris, melukis sepatu, E-sport, hingga perang mading antar sekolah di wilayah Kediri dan sekitarnya. (uji/van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




