Festival Sate Kerang di Gresik, Momentum Bangkitkan Ekonomi dan Budaya Pesisir

Festival Sate Kerang di Gresik, Momentum Bangkitkan Ekonomi dan Budaya Pesisir Wakil Bupati Gresik, Asluchul Alif, bersama jajaran pejabat dan anggota dewan saat menghadiri Festival Sate Kerang di Desa Randuboto, Kecamatan Sidayu. Foto: Ist

Sementara itu, Ketua DPRD Gresik, M. Syahrul Munir, turut mengapresiasi sinergi antara pemerintah desa, pemuda, dan media dalam membangun citra positif desa.

"Kolaborasi dengan media itu penting. Berita-berita positif seperti ini bisa memperkuat citra desa dan menginspirasi daerah lain," tuturnya.

Sedangkan Kepala Desa Randuboto, Andhi Sulandra, menjelaskan bahwa festival ini juga dirangkai dengan peresmian KDMP dan panen perdana udang vaname sebagai simbol ketahanan ekonomi desa.

"Alhamdulillah, antusiasme masyarakat luar biasa. Tak sampai lima menit, 2.025 tusuk sate kerang langsung habis dibagikan," ucapnya.

Ia menambahkan, potensi kerang di Randuboto sangat besar berkat garis pantai berlumpur yang subur. Selain kerang, nelayan menghasilkan ikan sembilang dan komoditas perikanan lainnya.

"Melalui festival ini, kita ingin memperkenalkan produk unggulan nelayan dan UMKM pesisir. Semoga tahun depan bisa lebih besar dan menarik lebih banyak pengunjung," imbuhnya.

Festival juga dimeriahkan oleh belasan stan UMKM pesisir, musik nelayan, dan berbagai kegiatan interaktif yang memperkuat semangat kebersamaan warga. 

Pada malam harinya, parade budaya digelar dengan partisipasi setiap RT yang menampilkan kreasi khas seperti ikan sembilang, ikan pari, kerang, udang vaname, hingga perahu hias.

Sebagai bentuk dukungan terhadap ketahanan pangan, Wakil Bupati Gresik turut melakukan panen udang vaname di tambak milik BUMDes Randuboto di Dusun Ujung Timur (Brangwetan) bersama jajaran Muspika Sidayu menggunakan mini ferry. (hud/mar)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO