Mekanik salah satu bengkel yang bekerja sama dengan Pertamina Patra Niaga saat memeriksa motor yang mengalami kendala.
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Pertamina Patra Niaga menyampaikan permohonan maaf atas munculnya ketidaknyamanan masyarakat terkait kendala pada mesin kendaraan setelah pengisian bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di beberapa SPBU wilayah distribusi Jawa Timur.
Area Manager Communication, Relations, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus), Ahad Rahedi, memastikan penyaluran produk BBM oleh Pertamina tetap berjalan lancar. Sehingga kebutuhan energi masyarakat tidak terganggu.
BACA JUGA:
- Layani 232 Kloter Haji 2026, Pertamina Siapkan Lebih dari 80 Ribu Kl Avtur di Juanda
- Pertamina Pecat 2 Sopir Tangki di Tuban atas Dugaan Pencurian, Ketua Komisi II Bantah Tuduhan
- Pasar Murah Pertamina Patra Niaga untuk 4 Desa, Warga Tebus Paket Rp211 Ribu Hanya dengan Rp30 Ribu
- Pertamina Patra Niaga Gelar Pasar Sembako Murah di Tuban
Selain itu, Pertamina juga memastikan seluruh produk yang disalurkan telah melalui proses pengawasan ketat, mulai dari terminal pengirim, hingga lembaga penyalur resmi, sebagai wujud komitmen Pertamina dalam menghadirkan produk yang aman dan berkualitas bagi masyarakat.
Ahad mengungkapkan, hingga hari ini (3/11/2025), tercatat ada sebanyak 800 laporan masuk atas kendala yang terjadi.
Dari jumlah tersebut, 462 keluhan yang masuk sudah selesai ditangani oleh Pertamina Patra Niaga. Dengan demikian, penyelesaian laporan sudah mencapai 57 persen.
"Penanganan kompensasi diberikan kepada pelanggan dengan terukur dan sesuai prosedur setelah melalui pengecekan yang telah divalidasi oleh bengkel mitra Pertamina," ujar Ahad Rahedi.
"Kompensasi akan diberikan kepada pelanggan yang terdampak setelah proses pemeriksaan dan validasi dari bengkel mitra selesai dilakukan," tambahnya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




