Penari Reog Kendang saat memeriahkan Kirab Bersih Nagari dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-820 Tulungagung. Foto: FERI WAHYUDI/BANGSAONLINE
Ditegaskan olehnya, Reog Kendang dan Jaranan Senterewe adalah ikon budaya Tulungagung yang selalu hadir dalam peringatan Hari Jadi.
“Kami berharap anak-anak terus nguri-nguri budaya asli Tulungagung agar ikon ini tetap lestari dan abadi,” tuturnya.
Sementara itu, Arum, salah satu penari Reog Kendang dari SMPN 1 Sumbergempol, mengaku bangga menjadi bagian dari prosesi budaya terbesar tahun ini.
“Alhamdulillah semuanya lancar. Saya senang bisa tampil membawa nama sekolah dan ikut meramaikan Hari Jadi Tulungagung,” ucapnya.
Prosesi adat ditutup dengan tradisi Rebutan Tumpeng yang selalu ditunggu warga. Dua tumpeng besar disajikan, yakni Tumpeng Lanang dengan nasi kuning dan lauk klasik seperti ayam ingkung, serta Tumpeng Wadon berisi buah dan sayur hasil bumi Tulungagung. (fer/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




