Bupati Fandi Akhmad Yani bersama pejabat Forkopimda saat memberangkatkan mudik gratis. foto: ist.
Kolaborasi tersebut dinilai menjadi penguat agar manfaat program dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
"Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah ikut membantu dan berkontribusi. Mudah-mudahan ini menjadi kontribusi nyata untuk masyarakat Kabupaten Gresik dalam pelaksanaan mudik gratis tahun ini," terangnya.
Bupati juga mengingatkan para peserta untuk memastikan rumah dalam kondisi aman sebelum ditinggal mudik, mulai dari memeriksa aliran listrik hingga memastikan kompor sudah dimatikan.
Untuk mendukung kenyamanan dan keselamatan perjalanan, Pemerintah Kabupaten Gresik juga menyediakan booth pemeriksaan kesehatan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik bagi para pemudik sebelum keberangkatan.
Layanan ini dimanfaatkan untuk memastikan kondisi kesehatan peserta tetap prima sebelum menempuh perjalanan ke kampung halaman.
Salah satu peserta mudik gratis, Alfia, mengaku baru pertama kali mengikuti program ini. Ia yang mudik dengan tujuan Blitar menyebut layanan tersebut sangat membantu, terlebih menjelang Lebaran ketika kebutuhan keluarga meningkat.
"Ini pertama kali saya ikut program mudik gratis. Sangat terbantu, apalagi menjelang Lebaran kebutuhan banyak. Busnya juga nyaman, jadi perjalanan terasa lebih enak," ungkapnya (hud/van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




