Rapat paripurna penyampaian LKPJ Bupati Situbondo 2025.
SITUBONDO, BANGSAONLINE.com - DPRD Situbondo resmi menyampaikan rekomendasi terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) kepala daerah 2025 dalam rapat paripurna pada Selasa (21/4/2026).
Ketua DPRD Situbondo, Mahbub Junaidi, mengungkapkan pihaknya merumuskan 21 rekomendasi strategis yang mencakup sektor pendidikan, kesehatan, kelautan, perikanan, infrastruktur, hingga optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).
BACA JUGA:
“Secara umum, 21 rekomendasi ini mencakup seluruh sektor pembangunan. Harapannya, ini menjadi bahan evaluasi sekaligus acuan bagi pemerintah daerah untuk memperbaiki kinerja ke depan,” ujarnya.
Salah satu poin krusial yang disorot adalah rata-rata lama sekolah. Meski Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Situbondo meningkat, progres lama sekolah dinilai belum signifikan.
Mahbub menegaskan perlunya strategi serius dari pemerintah daerah untuk mengatasi stagnasi tersebut. Di sektor kesehatan, DPRD Situbondo memberi perhatian khusus pada penggunaan anggaran program Berantas Plus.
“Pasien yang mampu membayar biaya pengobatan rujukan seharusnya tidak menggunakan program tersebut. Anggaran Berantas Plus harus tepat sasaran, diprioritaskan bagi masyarakat kurang mampu atau penerima bantuan iuran (PBI),” kata Mahbub.
Dewan juga mendesak pemerintah daerah segera menyelesaikan pembayaran jasa sopir ambulans rakyat yang belum terealisasi optimal. Dokumen rekomendasi ini akan diteruskan kepada Kepala Daerah dan Kementerian Dalam Negeri sesuai ketentuan Permendagri.
Rapat paripurna berlangsung kondusif dan dihadiri Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, serta wakilnya, Ulfiyah. Menanggapi rekomendasi tersebut, Rio menyampaikan apresiasi.
“Ini menjadi catatan penting bagi kami untuk bekerja lebih optimal. Rekomendasi yang disampaikan semuanya konstruktif, dan kami akan merealisasikannya sesuai dengan situasi, kondisi, serta kemampuan keuangan daerah,” paparnya. (adv/sbi/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




