RSD dr Soebandi Jadi RS Pendidikan Dokter Spesialis, Gus Fawait: Layanan Setara di Surabaya

RSD dr Soebandi Jadi RS Pendidikan Dokter Spesialis, Gus Fawait: Layanan Setara di Surabaya Bupati Jember saat pemaparan di RSD dr. Soebandi.

JEMBER, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Jember mencatat perkembangan besar di sektor kesehatan setelah RSD dr. Soebandi resmi ditetapkan sebagai rumah sakit penyelenggara utama program pendidikan dokter spesialis.

Bupati Jember, Muhammad Fawait, menyatakan bahwa peningkatan kualitas layanan kesehatan kini mengalami kemajuan signifikan, baik dari sisi fasilitas maupun sumber daya manusia tenaga medis.

Pernyataan tersebut disampaikan kepala daerah yang akrab disapa Gus Fawait itu setelah dirinya menjalani perawatan langsung di RSD dr. Soebandi pada Kamis (23/4/2026).

Menurut dia, kualitas pelayanan medis, infrastruktur rumah sakit, hingga kompetensi tenaga kesehatan di RSD dr. Soebandi saat ini dinilai sudah mampu bersaing dengan rumah sakit rujukan utama di Surabaya.

Ia menilai, perkembangan tersebut menjadi bukti bahwa transformasi pelayanan kesehatan di Kabupaten Jember berjalan sesuai target yang telah dirancang pemerintah daerah.

“Pelayanan kesehatan di Jember saat ini sudah mengalami peningkatan luar biasa. Infrastruktur dan kualitas SDM di RSD dr. Soebandi sudah setara dengan rumah sakit rujukan utama di Surabaya,” kata Gus Fawait.

Tidak hanya di pusat kota, peningkatan layanan kesehatan juga terjadi di dua rumah sakit daerah lainnya, yakni RSD Balung dan RSD Kalisat.

Ketiga rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Jember tersebut kini telah berstatus Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) yang dinilai mampu beroperasi secara mandiri dan sehat dari sisi tata kelola.

Gus Fawait mengatakan, perbaikan sistem manajemen rumah sakit turut berdampak pada meningkatnya kesejahteraan tenaga kesehatan (nakes).

Kondisi tersebut dianggap menjadi salah satu faktor yang mendorong pelayanan kepada pasien menjadi lebih ramah, humanis, dan profesional dibandingkan sebelumnya.

Salah satu capaian terbesar di tahun ini adalah penetapan RSD dr. Soebandi sebagai rumah sakit penyelenggara utama atau hospital based untuk program pendidikan dokter spesialis berdasarkan keputusan Kementerian Kesehatan RI.

Penunjukan tersebut disebut melalui proses seleksi nasional yang sangat ketat dengan persaingan ratusan rumah sakit dari berbagai daerah di Indonesia.

Dari total 228 rumah sakit yang diusulkan secara nasional, hanya 13 rumah sakit yang berhasil lolos seleksi program tersebut. RSD dr. Soebandi bahkan menempati peringkat kelima nasional dalam aspek kesiapan fasilitas dan sumber daya manusia.

Di Jawa Timur, rumah sakit milik Pemkab Jember itu menjadi satu-satunya rumah sakit daerah yang memperoleh mandat tersebut selain RSUD dr. Soetomo.

Saat ini, RSD dr. Soebandi didukung sekitar 160 dokter yang terdiri atas 66 dokter spesialis dan 31 dokter subspesialis.

Dengan capaian tersebut, Pamkab Jember menargetkan RSD dr. Soebandi dapat naik status dari rumah sakit tipe B menjadi tipe A pada tahun 2029.

“Ini menjadi kebanggaan seluruh masyarakat Jember. Saat ini Jember sudah berkembang menjadi pusat layanan kesehatan bagi wilayah Tapal Kuda. Ke depan, dokter yang ingin mengambil pendidikan spesialis seperti ortopedi tidak perlu lagi keluar daerah karena bisa belajar langsung di Jember,” urai Gus Fawait.

Pemkab Jember berharap keberadaan program pendidikan dokter spesialis dapat memperkuat kemandirian daerah dalam mencetak tenaga medis ahli, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat di kawasan timur Pulau Jawa. (ngga/yud/mar)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO