Para narasumber saat menyampaikan materi dipandu moderator. Foto: Muji Harjita/BANGSAONLINE
KEDIRI,BANGSAONLINE.com - Sebanyak 1.500 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Kediri dan sekitarnya mengikuti kegiatan Kediri Grow Mindset for Futurepreneur 2026 yang digelar Dewan Eksekutif Mahasiswa (Dema) UIN Syekh Wasil Kediri di Gedung Sport Center kampus setempat, Sabtu (06/06/2026).
Kegiatan yang mengusung tema pengembangan pola pikir dan jiwa kewirausahaan generasi muda tersebut menjadi wadah bagi mahasiswa untuk memperluas wawasan, membangun mentalitas adaptif, serta mempersiapkan diri menghadapi tantangan masa depan.
BACA JUGA:
- BPJS Kesehatan Gandeng Kejari Kota Kediri Tingkatkan Kepatuhan Badan Usaha Peserta JKN
- Ada Car Free Night di Kota, Penumpang KA Diminta Antisipasi Perubahan Akses ke Stasiun Kediri
- Ponpes Al-Falah Ploso Ditunjuk Jadi Tuan Rumah Munas Alim Ulama dan Konbes NU 2026
- Bayi Perempuan yang Diduga Dibuang di Ngasem Kediri Diserahkan ke Dinsos, Polisi Buru Orang Tua
Ketua Dema UIN Syekh Wasil Kediri, Sabilul Haq, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan agenda tahunan yang tahun ini memasuki penyelenggaraan kedua.
"Harapan kami kegiatan ini bisa terus dilaksanakan setiap tahun. Tujuannya untuk mendorong peserta memiliki pola pikir yang berkembang serta mampu beradaptasi dengan kondisi dan tantangan yang ada di Indonesia saat ini," ujarnya.
Menurut Sabilul, kegiatan itu menghadirkan lima narasumber dari berbagai latar belakang, yakni Evi Mehardika, Ulfa Merdeka, Bagas Alimpat, Herisu yang dikenal sebagai konten kreator, serta Maxwell Salvador Surya Atmaja, mahasiswa berprestasi Universitas Airlangga yang pernah mengikuti program Class of Champions Ruangguru.
Selain seminar dan sesi motivasi, panitia juga memberikan ruang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk mempromosikan produknya kepada para peserta yang hadir.
Dalam pelaksanaannya, sekitar 150 mahasiswa dilibatkan sebagai panitia penyelenggara.
Sabilul mengungkapkan jumlah peserta tahun ini meningkat dibanding penyelenggaraan sebelumnya. Peserta tidak hanya berasal dari Kota dan Kabupaten Kediri, tetapi juga datang dari Tulungagung, Blitar, Malang, serta sejumlah daerah di wilayah Eks Karesidenan Kediri.
"Kami berharap peserta mendapatkan banyak insight dari para narasumber sehingga mampu mengembangkan pola pikir yang lebih baik, adaptif, dan siap menghadapi berbagai tantangan di masa depan," katanya.
Sementara itu, Wakil Rektor UIN Syekh Wasil Kediri, Dr. Taufik Al Amin, memberikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa dalam menyelenggarakan kegiatan tersebut.
Menurutnya, agenda itu menjadi contoh kolaborasi positif antara aktivis mahasiswa dengan berbagai pihak eksternal dalam upaya mengembangkan potensi generasi muda.
"Agenda ini sangat baik karena teman-teman mahasiswa mencoba berkolaborasi dengan pihak luar untuk mengangkat potensi generasi muda. Desain kegiatannya juga tidak konvensional, tetapi tetap mengedepankan substansi yang ingin disampaikan," tuturnya.
Ia menilai konsep kegiatan yang dikemas secara menarik namun tetap edukatif lebih efektif menjangkau mahasiswa.
Terlebih, peserta yang hadir berasal dari berbagai kampus sehingga membuka ruang pertukaran gagasan yang lebih luas.
Taufik juga menilai tema kewirausahaan yang dipadukan dengan perspektif masa depan sangat relevan dengan kondisi saat ini.
Menurutnya, generasi muda perlu dibekali mentalitas kreatif, produktif, dan adaptif di tengah berbagai tantangan ekonomi.
"Entrepreneur itu tidak hanya soal usaha atau bisnis, tetapi juga bagaimana menjadi kreator dan pemimpin di masa depan," pungkas mantan Komisioner KPU Kota Kediri tersebut. (uji/van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




