Pengendara sepeda motor hampir terjatuh ketika melintas di jalan yang rusak di Desa Juluk, Saronggi, Sumenep. foto: faisal er/Bangsa Online
SUMENEP (bangsaonline) Warga Dusun Polay, Desa Juluk, Kecamatan Saronggi, Sumenep, mengeluhkan rusaknya jalan. Pemerintah setempat terkesan abai. Akibatnya, warga dan pengendara yang melintas di jalan yang menghubungkan Saronggi dan Lenteng itu terganggu. Bahkan, beberapa pengendara terjatuh.
Moh. Sukri, Kepala Dusun Polay, mengatakan kekesalan warga sudah memuncak karena jalan rusak sudah lama. Puncaknya, warga kemudian menanami jalan dengan pohon pisang. Itu dilakukan sebagai bentuk protes terhadap instansi terkait yang seakan tidak menghiraukan keluhan warga. ”Itu simbol kekesalan warga,” katanya, Jumat (25/4/2014).
BACA JUGA:
- Bupati Fauzi Pangkas Jam Kerja ASN Sumenep Selama Ramadhan 1447 H
- Lakukan Pendataan, BPBD Sumenep Sebut Pemkab akan Perbaiki 198 Bangunan Rusak akibat Puting Beliung
- Lampaui Target, Realisasi Investasi Sumenep 2025 Tembus Rp2 Triliun Lebih
- DBHCHT Sumenep 2026 Turun jadi Rp33,1 M, DPRD Ingatkan Pemkab Soal Skala Prioritas Program
Jalan tersebut, lanjut Sukri, juga berada di dekat sekolah dasar. Siswa terganggu dengan kondisi jalan seperti itu. Ia juga khawatir korban pengendara jatuh semakin banyak. Ia menuturkan, selama ini hampir setiap hari ada saja pengendara yang tumbang saat melintas di jalan yang rusak parah itu. ”Saya khawatir nanti juga ada siswa yang jadi korban,” tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News






