Makam Gus Dur. (foto: rony suhartomo/BANGSAONLINE)
JOMBANG, BANGSAONLINE.com - Lokasi wisata religi makam almarhum KH Abdurrahman Wahid atau yang akrab disapa Gus Dur di Pondok Pesantren Tebuireng, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, ditutup sementara, menjelang persiapan haul ke-6 Gus Dur hari ini.
"Penutupan sementara kami lakukan sejak kemarin (Jumat). Kami sudah memberikan informasi ke peziarah, dipersiapan untuk haul," kata Bagian Keamanan Pondok Pesantren Tebuireng Jombang, Asnawi saat dikonfirmasi Sabtu (26/12/2015).
BACA JUGA:
- Gusdurian Bojonegoro Gelar Tasyakuran dan Dialog Lintas Iman Peringati Haul ke-16 Gus Dur
- Haul ke-16 Gus Dur, Kampung Family Resto Sediakan 2.025 Porsi Gratis
- Gusdurian Modjokutho Kediri, Gelar Haul Gus Dur ke-15 Bersama Anak-Anak Istimewa
- Peringati Haul Gus Dur ke-15, PCNU Kota Probolinggo Gelar Khitan Massal
Ia mengatakan, penutupan itu dilakukan agar memudahkan pengamanan. Diharapkan, peziarah pun juga bisa memaklumi. Sebab penutupan hanya dilakukan sementara. Setelah kegiatan haul selesai, lokasi makam segera dibuka untuk umum. "Penutupan singkat, nanti setelah Pak Jusuf Kalla pulang dan haul selesai, peziarah bisa kembali berkunjung," jelasnya.
Saat libur panjang, sekitar 5.000 peziarah datang ke makam di areal PP Tebuireng, Jombang tersebut. Selain dimakam Presiden ke-4 RI Gus Dur, di lokasi makam itu juga terdapat makam pendiri organisasi Nahdlatul Ulama (NU) KH Hasyim Ashari, Menteri Agama pertama KH Wahid Hasyim, dan sejumlah tokoh agama.
Jumlah kunjungan saat hari libur panjang meningkat sampai lima kali lipat dibandingkan dengan di hari biasa yang hanya sekitar 1.000 pengunjung. Mereka berziarah sekaligus kirim doa di makam.
Untuk saat ini, di PP Tebuireng Jombang sejumlah kegiatan untuk peringatan wafatnya Gus Dur itu sudah dilakukan, yaitu khataman Kitab Suci Alquran. Kegiatan itu diikuti para santri dan masyarakat umum.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




