SAMPANG, BANGSAONLINE.com - Banjir kiriman dari wilayah utara yang melanda Kota Sampang akhirnya menelan satu korban jiwa. Faisol Sipli (14), seorang anak warga Jalan Jaksa Agung Suprapto, Kota Sampang terseret banjir di Jembatan Gantung Dusun Tambangan, Desa Tanggumong, saat mencari ikan sekitar pukul 14.30 WIB, kemarin.
Faisol Sipli adalah siswa kelas IX SMP Negeri 2 Torjun. Proses pencarian pun dilakukan oleh tim gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sampang, Taruna Siaga Bencana (Tagana), PMI, Polisi, serta TNI setempat.
BACA JUGA:
- BPBD Sampang Sebut Genangan Air di Sejumlah Ruas Jalan Berangsur Surut
- BPBD Naikkan Status Banjir Sampang Jadi Siaga 2, Lebih dari Seribu KK dan Ratusan Rumah Terdampak
- Hujan Intensitas Tinggi Sebabkan 2 Kecamatan Terendam, BPBD Sampang: Banjir Siaga 3
- Petugas Gabungan di Sampang Siaga Hadapi Bencana Hidrometeorologi
Hingga kini mayatnya yang terseret arus deras bajir di Kali Kemuning Sampang belum ditemukan.
Menurut penuturan teman korban, saat itu korban sedang main-main sambil mancing ikan dari atas jembatan. Tapi tiba-tiba korban langsung meloncat ke bawah, padahal arusnya sangat deras..
"Memang benar ada satu koran jiwa seorang anak terseret arus banjir di sungai Kali Kemuning, dan tim SAR (Search and Rescuer) gabungan terus melakukan pencarian,” jelas Kapolsek Kota Sampang AKP Iqbal Gunawan saat di lokasi. (hri/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




