"PT. Sunstar mem-PHK 271 orang, PT. DMC TI ada 255 orang dan Oxun sebanyak 186 orang," ujarnya.
Senada dengan Said, Ketua Umum Serikat Pekerja Otomotif Heri mengatakan sejak semester II/2015 sampai akhir Januari 2016 telah terjadi penurunan kapasitas produksi yang berimbas terhadap penggunaan tenaga kerja. Banyak tenaga kerja temporer yang diputus atau tidak diperpanjang kontraknya oleh perusahaan otomotif.
"(PHK,red) ini hampir terjadi di semua lini produksi otomotif, tidak hanya sepeda motor, tetapi juga roda empat dan komponen pendukung sparepart," kata Heri.
Dijelaskanya, penurunan kapasitas produksi dipengaruhi oleh menurunnya permintaan di pasar dalam negeri dan tingkat daya beli konsumen yang rendah.
Selain itu, pemerintah juga tidak mampu untuk meningkatkan daya beli masyarakat disebabkan salah satunya oleh kebijakan upah murah melalui PP 78 Tahun 2015 tentang pengupahan yang berimbas pada harga barang yang mahal. (jkt1/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




