BAHAYA: Longsor di jalan poros kecamatan Singgahan semakin parah. Kini hampir memakan separuh badan jalan. foto: suwandi/ BANGSAONLINE
TUBAN, BANGSAONLINE.com - Sudah lama longsor, jalan poros kecamatan yang berada di Desa Mulyoagung, Kecamatan Singgahan, Kabupaten Tuban tidak kunjung dinenahi. Akibatnya, arus lalu lintas di jalur penghubung antar desa tersebut terkadang terganggu karena kendaraan yang melintas harus bergantian, terutama roda empat.
Pantauan di lapangan, Minggu (27/3), jalan yang longsor tersebut berkedalaman sekitar 3 meter dengan lebar sekitar 1,5 meter. Informasi dari warga setempat, jalan tersebut longsor dikarenakan terkena gerusan air hujan. Sedangkan, di sisi bawah jalan longsor itu.terdapat aliran sungai kecil.
BACA JUGA:
- Cegah Laka Lantas, TNI Koramil 0811/12 Bancar Tuban dan Warga Perbaiki Jalanan Rusak
- Ini Kata Komisi I DPRD Tuban saat Tinjau Jalan Desa Leran Wetan yang Rusak Akibat Kendaraan Tambang
- Protes Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Senori Tuban Tanam Puluhan Pohon Pisang di Tengah Jalan
- Cegah Laka Lantas, Biker Tuban Bersama Satlantas Bersihkan Tumpahan Cor dan Beri Tanda Jalan Rusak
"Mungkin penyebabnya terkena gerusan air. Apalagi sungai yang berada di pinggirnya terlihat dangkal, jadi longsornya sampai mengenai bahu jalan," kata Syafi'i (42) warga setempat saat ditemui BANGSAONLINE.com
Saat ini warga hanya memberi tanda berupa karung dan semak ranting agar warga tidak terperosok. "Sudah kami laporkan terkait kondisi jalan longsor itu, akan tetapi sampai saat ini belum ada tindaklanjut dari pemerintah setempat," tambah Syafi'i.
Ia berharap, jalan tersebut segera dibenahi sebelum memakan korban. Apalagi pada malam hari jalur tersebut tidak ada pencahayaan.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Tuban, Choliq Qunaisich belum bisa dikonfirmasi mengenai hal ini. (wan/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




