
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Harapan para petani di Pasuruan untuk mendapat hasil besar saat panen mungkin hanya mimpi. Pasalnya rata-rata padi petani di bebebarapa kecamatan banyak diserang penyakit hama wereng. Dampaknya, bulir padi menjadi tidak berisi atau yang lebih dikenal dengan gabuk.
Data yang dimiliki oleh Bangsaonline.com di lapangan menyebutkan area pertanian yang terserang hama wereng di antaranya wilayah Pandaan, Gempol Beji, dan bebebarapa kecamatan lainnya. Tamanan padi yang diserang hama mayoritas sudah berusia di atas 80-90 hari atau jelang panen.
Serangan hama wereng tersebut diakui Ahmad (45 th) salah satu petani di wilayah Desa Bulusari Kecamatan Gempol tidak menyeluruh, melainkan hanya beberapa titik saja. “Kita lakukan penyemprotan dengan pestisida, namun belum ada hasilnya,” jelasnya.
Akibat serangan hama tersebut, hasil panen para petani pada musim tanam ketiga ini mengalami penurunan. Otomatis, petani pengalami kerugian ratusan ribu per hektarnya. Pasalnya setiap panen, tiap hektar lahan sawah yang ditanami padi bisa menghasilkan antara 7-8 ton.
Terpisah kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Ir Ikwan yang dikonfirmasi soal banyaknya lahan pertanian petani yang diserang hama wereng menuturkan bahwa pihaknya sudah melakukan upaya antisipasi dengan cara memberikan bantuan obat-obatan secara gratis. “Upaya yang kita lakukan yakni memberikan bantuan obat-obatan secara gratis,“ terangnya pada Bangsaonline.com. (bib/par/rev)