M Arifin, Plt Sekretaris Camat Kerek.
TUBAN, BANGSAONLINE.com - Sebanyak 12 jabatan sekretaris desa di Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban, kosong alias lowong.
Plt Sekcam Kerek, M Arifin, saat dikonfirmasi BANGSAONLINE.com, Selasa (10/10), mengungkapkan kekosongan tersebut diakibatkan beberapa faktor, salah satunya karena sekdes yang lama memilih berkarir sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). Hal ini sesuai dengan Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 30 Tahun 2017 tentang peraturan perangkat desa.
BACA JUGA:
- Dukung Kemandirian Pangan Masyarakat, Polindes Jadi Ujung Tombak Pengembangan Akuaponik
- Kasus Dugaan Korupsi Desa Kepohagung, Inspektorat Tuban Periksa Sekdes dan Bendahara
- Warga Segel Ruang Kerja Kades Kepohagung, Diduga Gelapkan Uang Desa Ratusan Juta
- Muncul Isu Bantuan Sapi di Widang Lenyap, Ternyata Begini Hasil Pemeriksaan Inspektorat
"Selain itu juga karena sejak awal desa tersebut tidak memiliki sekdesm" terang Arifin.
Sementara untuk kekosongan tersebut, ia mengungkapkan akan segera melakukan sosialisasi kepada kepala desa untuk secepatnya dilakukan proses rekrutmen. "Teknis pelaksanaan rekrutmen kita serahkan pada desa masing-masing. Semoga akhir bulan ini semua sudah tuntas," pungkas Arifin.
Sementara Muniroh, Kepada Desa Sumberarum, mengungkapkan di desanya tidak hanya jabatan sekdes yang lowong, tapi juga beberapa jabatan lain.
"Untuk itu kita akan bentuk tim sosialisasi dan sekaligus melakukan tahapan pengisian sekdes dan perangkat lain," bebernya.
Sesuai data yang berhasil dihimpun BANGSAONLINE.com, selain Sumberarum, 11 desa lain yang tak memiliki carik adalah Desa Mliwang; Desa Kedungrejo; Desa Gaji; Desa Wolutengah; Desa Sidonganti; Desa Tengger Wetan; Desa Hargoretno; Desa Temayang; Desa Jarorejo; Desa Margorejo; dan Desa Gemulung. (tbn1/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




