Petugas PMK saat melakukan pembasahan pada puing-puing pasar Sukodadi.
LAMONGAN, BANGSAONLINE.com - Sekitar 35 kios yang yang berada di pasar Sukodadi, Kabupaten Lamongan ludes terbakar, Jum'at (17/8) 15.00.
Kebakaran diduga terjadi karena kompor LPG yang lupa dimatikan oleh pemilik warung soto. "Api membesar di atas plafon warung soto depan rumah saya," ungkap saksi mata, Ahmad Lahudin Kamil
BACA JUGA:
- Rumah dan Kandang Kambing di Lamongan Terbakar, Satu Ekor Mati Terpanggang
- 4 Rumah Warga di Sekaran Lamongan Ludes Dilalap Api, Kerugian Ditaksir Tembus Rp400 Juta
- Dua Rumah di Lamongan Ludes Terbakar, Ibu dan Anak Tewas Terpanggang
- Kebakaran Pabrik Spare Part di Lamongan Berhasil Dipadamkan, Kerugian Ditaksir Capai Rp 1 Triliun
Menurut Ahmad, ketika ada kobaran api dirinya tepat berada di depan rumah dan mendengar teriakan dari orang bersepeda motor yang lewat sambil teriak kebakaran.
Dijelaskannya, kebakaran semakin membesar ketika kabel yang beraliran listrik putus dan terbakar. "Saya sempat panik, hingga anak istri saya suruh lari ke jalan raya," tandasnya.
Kapolsek Sukodadi AKP Slamet Sugianto menjelaskan bahwa tim kepolisian sedang melakukan pengumpulan data untuk mencari penyebab kebakaran. "Kebakaran terjadi begitu cepat," kata Slamet/
Kobaran api berhasil dipadamkan setelah petugas pemadam kebakaran dibantu masyarakat bersama-sama melakukan pemadaman.
Sementara akibat kejadian ini, kerugian diperkirakan mencapai 500 juta. (qom/ns)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




