Minggu, 28 Februari 2021 02:32

​Ayah Perkosa Bayi Kandung Baru Lahir, Patahkan Kaki, dan Rusuk, Kini Diganjar Hukuman 240 Tahun

Senin, 15 Oktober 2018 19:59 WIB
Editor: Choirul
Wartawan: --
​Ayah Perkosa Bayi Kandung Baru Lahir, Patahkan Kaki, dan Rusuk, Kini Diganjar Hukuman 240 Tahun
Suami istri, sama-sama dihukum.... foto: mirror.co.uk

WACO, BANGSAONLINE.com - Patricio Medina (27), dalam pengaruh obat-obatan memerkosa bayi kandungnya sendiri yang baru lahir, hingga tulang rusuk dan tulang kaki bayi itu patah. Dia pun diganjar hukuman penjara 240 tahun.

Pengadilan di Texas mendengar ayah jahat itu meremas tulang rusuk gadis itu, mengguncang-guncangnya dan menghancurkan tubuhnya dengan kasar, sehingga ia menghancurkan tulang rusuk dan kakinya.

Medina mengakui tindakan jahatnya kepada seorang narapidana di penjara menjelang persidangan. Dia mengakui mematahkan tulang anaknya, tapi tidak untuk perkosaan.

Namun pada hari Kamis (11/10/2018), dia dihukum atas tuduhan meremas tulang rusuk, mematahkan tulang bayi kandung, dan memerkosa. Masing-masing dan dijatuhi hukuman tiga penjara 80 tahun di Texas, AS.

Berawal Polisi menuju ke rumah Medina di Waco, Texas, pada Maret 2014. Polisi mendapat laporan pelecehan bayi yang baru lahir. Mereka menemukan Medina sedang mabuk. Dia pun ditangkap.

Gabrielle Massey, penuntut umum, memberi tahu para hakim: "Seorang pria yang seharusnya mencintai dan melindungi bayi yang dia bawa ke dunia ini, dan sebagai gantinya, dia menghancurkan tubuhnya dalam pemenuhan seksual yang sakit. Semua yang dibutuhkan bayi adalah cinta dan keamanan. Pria yang seharusnya memberikan itu kepadanya malah mengajarkannya kengerian. Syukurlah dia tidak membunuh tubuh mungilnya, tapi dia membunuh jiwanya."

Medina membantah tuduhan di pengadilan tetapi dihukum setelah pengadilan. Medina, juga didenda $10.000 (£7.600), akan melayani setidaknya 80 tahun sebelum dia memenuhi syarat untuk pembebasan bersyarat.

Ibu anak itu, Lisa Montoya, juga dituduh meninggalkan / membahayakan seorang anak. Pernyataan tertulis menyatakan dia menempatkan anak dalam bahaya kematian, cedera fisik atau gangguan fisik atau mental dengan tidak melaporkan pelecehan kepada pihak berwenang.

Saat ini, si bayi berusia 4 tahun dalam perawatan keluarga yang mengadopsi, termasuk dua saudara kandung bayi itu. Mail Online melaporkan.

Dua Warga Kepulungan yang Terseret Banjir Bandang Ditemukan Tewas
Kamis, 04 Februari 2021 17:21 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Dua warga Desa Kepulungan Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, yang dilaporkan hilang akibat terseret derasnya arus banjir Rabu (3/2) kemarin, akhirnya ditemukan dalam kondisi tewas, Kamis (4/2) pagi. Korban adalah ...
Kamis, 07 Januari 2021 16:58 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Pamekasan dalam masa pandemi ini tetap bertekad memberikan wahana hiburan rekreasi sekaligus olahraga, terutama bagi anak-anak dan usia dini.Melalui kapasitas dan potensi...
Sabtu, 27 Februari 2021 06:11 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Perdebatan Dahlan Iskan, wartawan kawakan, dengan Irwan Hidayat, pemilik pabrik jamu Sido Muncul ini menarik. Irwan Hidayat mengaku sukses karena hoki, bukan hasil kerja keras. Tapi Dahlan Iskan menolak, tak percaya...
Senin, 22 Februari 2021 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*58. Warabbuka alghafuuru dzuu alrrahmati law yu-aakhidzuhum bimaa kasabuu la’ajjala lahumu al’adzaaba bal lahum maw’idun lan yajiduu min duunihi maw-ilaanDan Tuhanmu Maha Pengampun, memiliki kasih sayang. ...
Sabtu, 27 Februari 2021 11:53 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wono...