Kepala Batan Falconi Margono saat menyampaikan ruang lingkup kerja sama pemanfaatan nuklir.
LAMONGAN, BANGSAONLINE.com - Pemkab Lamongan merealisasikan rencana pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek) nuklir untuk modernisasi pertanian.
Kepastian itu ditandai dengan dilakukannya penandatanganan nota kesepahaman bersama dengan Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) tentang pemanfaatan Iptek Nuklir untuk Kesejahteraan Masyarakat Kabupaten Lamongan di Guest House setempat, Rabu (30/1).
BACA JUGA:
- Perdana Digelar, Lamongan Carnival Fashion Fest Pacu Kreativitas Anak Muda dan Ekonomi Daerah
- KPK Periksa Empat Saksi Kasus Dugaan Korupsi Pembangunan Gedung Pemkab Lamongan
- Indeks Kesalehan Sosial Lamongan Tembus di Angka 89,88
- Pupuk Indonesia & Polres Lamongan Kawal Ketat Distribusi 195 Ribu Ton Pupuk Subsidi
Penandatanganan dihadiri langsung oleh Kepala Batan Falconi Margono bersama Deputi Pendayagunaan Teknologi Nuklir Hendig Winarno dan beberapa pejabat lainnya. Sementara Bupati Lamongan Fadeli hadir lengkap beserta seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Ruang lingkup kerja sama keduanya nantinya akan terkait penelitian, pengembangan, dan perekayasaan Iptek nuklir di bidang pertanian, kesehatan, industri, energi, sumber daya alam, dan lingkungan. Kemudian pemasyarakatan dan diseminasi Iptek nuklir, penggunaan fasilitas penelitian, dan penyediaan sumber daya manusia.
Falconi Margono menjelaskan Batan selama ini bekerja untuk merubah nuklir yang sifatnya bahaya, mengendalikannya agar bermanfaat, kemudian dikembangkan untuk kesejahteraan masyarakat
“Program Batan ada dua. Yakni mengembangkan kebijakan, melakukan penelitian, memanfaatkan Iptek nuklir untuk masyarakat, dan mengembangkan Iptek nuklir itu sendiri untuk kemaslahatan masyarakat,” ungkap Falconi Margono.
Fadeli menyambut antusias kerja sama yang dijalin dengan Batan tersebut. Dia mengungkapkan bahwa modernisasi secara lokal sudah dilakukan pada pertanian jagung. Sehingga produktivitasnya saat ini sudah mencapai lebih dari 10 ton per hektar.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




