
BANGKALAN, BANGSAONLINE.com -
Ketua Edy Supriyanto, Kepala Balai Besar Malang Pemerintahan Desa selaku Ketua Pelaksana kegiatan ini, menyampaikan digelarnya forum ini dalam rangka meningkatkan Aparatur Desa, agar dapat memahami efektivitasd APBN yang dikucurkan ke Desa.
Sementara Bupati Bangkalan Abdul Latif Imron yang hadir dalam kesempatan itu berharap forum ini bisa menyamakan persepsi antara Pemdes dan Pemkab demi pembangunan Bangkalan yang lebih baik.
"Gunakan alokasi dana desa (ADD) dengan bijak," pesan Bupati Bangkalan dalam sambutannya. Selain itu, ia berharap kepada para kades untuk lebih berperan aktif menjaga lingkungannya, utamanya dalam hal penyebaran narkoba serta isu radikalisme.
Hadi Prabowo, Sekjen Kemendagri, dalam pengarahannya menjelaskan bahwa sejak 2014 lalu, desa menjadi proritas dalam hal pembangunan. "Desa diberikan mandat yang lebih luas dan menjadi kepanjangan tangan dari pemerintah pusat sebagai ujung tombak masyarakat bawah," ujarnya.
"Sejak 2014, sudah 257 triliun rupiah dana yang dikucurkan ke desa sebagai wujud perhatian pemerintahan kepada desa," ungkap Hadi Prabowo.
Hal senada disampaikan Zainuddin Amali selaku Ketua Komisi II DPR RI. Ia mengajak kepala desa dan aparaturnya mampu mengelola ADD yang setiap tahunnya terus meningkat. Sebab, pembangunan desa merupakan program prioritas Presiden Joko Widodo dalam Nawacita.
"Oleh karena itu, saya harap kepada kepala desa agar meningkatkan kapasitasnya agar mampu membagun desanya menuju desa maju dan sejahtera," pungkas politikus Golkar ini.
Turut hadir dalam acara ini, Dirjen Bina Pemerintahan Desa Dr. Nata Irawan, Anggota V BPK RI Ir. Isma Yatun, M.T, Wakil Bupati Sampang, Sumenep, Perwakilan Bupati Pamekasan, beserta camat dan perwakilan kades se-Madura. (uzi/rev)