Wakapolres Gresik Kompol Dhyno Indra Setyadi saat memberikan keterangan terkait ungkap kasus prostitusi berkedok warkop. foto: ist
GRESIK, BANGSAONLINE.com - Polres Gresik berhasil membongkar usaha warung kopi (warkop) di Desa Banyuurip, Kecamatan Kedamean yang menyediakan prostitusi atau pekerja seks komersial (PSK) Anak Baru Gede (ABG).
Pelakunya adalah Pramuji (45), mucikari yang menjajakan sejumlah perempuan ABG asal Jawa Barat di warkopnya.
BACA JUGA:
Pramuji saat menjalankan aksinya menawarkan perempuan ABG ke lelaki hidung belang saat mampir di warkopnya dengan tarif Rp 150 ribu sekali kencan.
Dia juga menyediakan bilik asmara di warungnya untuk para lelaki hidung belang untuk menikmati para ABG.
Jumat (17/1), Wakapolres Gresik Kompol Dhyno Indra Setyadi mengekspos pelaku beserta barang bukti (BB) di Mako Polres Gresik.
Menurut wakapolres, terbongkarnya kasus prostitusi berawal saat Tim Resmob Polres Gresik dibantu Polsek Kedamean mendapat informasi dari masyarakat. Bahwa, di warung kopi Pramuji menyediakan prostitusi terselubung.






