NGAJI BARENG: Wakil Bupati (Wabup) Sumenep Achmad Fauzi, SH, Ketua PCNU Sumenep KH. Panji Taufik, dan para pengurus organisasi pemuda.
SUMENEP, BANGSAONLINE.com - Penceramah kondang KH. Miftah Maulana Habiburrahman atau biasa disapa Gus Miftah hadir pada acara Ngaji Bareng Ansor (Ngasor) di Lapangan Rakyat PT. Garam Kecamatan Kalianget. Acara ini menyedot ribuan umat muslim untuk mendengarkan tausiahnya.
Pengajian umum yang diadakan Pimpinan Anak Cabang (PAC) GP Ansor Kecamatan Kalianget tersebut juga dihadiri Wakil Bupati (Wabup) Sumenep Achmad Fauzi, S.H., Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumenep KH. Panji Taufik, dan organisasi pemuda.
BACA JUGA:
- Harga Garam di Gili Raja Sumenep Turun Saat Musim Produksi Mulai Ramai
- 1.356 CJH Sumenep Berangkat ke Tanah Suci, Wabup Ingatkan Cuaca Ekstrem di Makkah
- YBM PLN Salurkan Bantuan Ternak Kambing untuk Buruh Serabutan di Sumenep
- Sambut Musim Tanam Tembakau, Petani Sumenep Mulai Semai Bibit, Harga Capai Rp50 Ribu per Ikat
“Saya atas nama Pemerintah Daerah menyampaikan terima kasih dan merasa bangga kepada Gus Miftah, yang telah bersedia memberikan pencerahan di acara GP Ansor Kalianget ini. Begitu pula seluruh masyarakat yang telah hadir mengikuti pengajian ini,” ujar wakil bupati, Rabu (23/1) malam.
Dalam kesempatan itu, Fauzi juga mengajak seluruh jamaah bergotong royong untuk membangun daerahnya masing-masing, serta selalu menciptakan perdamaian di masing-masing lingkungannya.
“Pemerintah terus melakukan pembangunan dalam berbagai bidang dengan semangat keberagaman untuk menjadi aset berharga dalam proses pelaksanaannya, sehingga mencapai kemajuan saat ini dan di masa mendatang,” katanya.
"Usaha dan proses mempersatukan keberagaman itu harus berdiri berdasarkan konsep demokrasi dan pluralisme, yang merupakan bagian dari perjuangan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Seluruh elemen harus mampu mempertahankan eksistensi," katanya.
“Dalam hal ini pemerintah hanya mendorong percepatan mobilitas sosial, politik dan kebudayaan, serta menunjukkan kualitas peran di pembangunan,” harapnya.
Pantauan BANGSAONLINE.com, ada sekitar ribuan masyarakat tumplek blek dan antusias mengikuti pengajian umum tersebut. Tidak hanya dari Kecamatan Kalianget saja, melainkan dari kecamatan lainnya di Kabupaten Sumenep. (aln/ian)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




