Gubernur Jatim Khofifah saat meninjau dapur umum saat mengunjungi korban bencana banjir bandang di Desa Klungkung, Kecamatan Sukorambi, Jember.
JEMBER, BANGSAONLINE.com - Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengingatkan tim relawan dan tanggap bencana untuk mengutamakan recovery fasilitas umum (fasum) pendidikan, layanan kesehatan, dan tempat ibadah. Tiga fasum itu harus yang paling utama diperhatikan, sebagai bentuk psychosocial therapy yang paling signifikan.
Hal ini disampaikannya saat mengunjungi titik-titik bencana banjir bandang di Desa Klungkung, Kecamatan Sukorambi, Jember, Jawa Timur.
BACA JUGA:
- Dihantui Banjir, Warga Muktisari Laporkan Pengembang ke Satgas Infrastruktur Jember
- Lobi Pusat hingga Provinsi, Bupati Gus Fawait Percepat Perbaikan Infrastruktur Pasca-Banjir Jember
- Koordinasi dengan Pemprov dan Menteri PU, Bupati Jember Percepat Pemulihan Pascabanjir
- Pemkab Jember Percepat Pemulihan Infrastruktur Pascabanjir

"Alhamdulillah untuk (fasum) pendidikan tidak terdampak, tapi untuk jalan yang jadi persoalan (akibat putusnya akses jembatan)," kata Khofifah saat dikonfirmasi wartawan, Minggu (2/2/2020).
Terkait upaya akses sekolah, Khofifah mengatakan akan disiapkan angkutan umum untuk mengantar para siswa ke sekolah. "Kata ibu bupati (Jember, red) akan dibantu angkutan untuk siswa berangkat sekolah," ucapnya.
Lebih jauh Khofifah menyampaikan, terkait bantuan yang diberikan yakni layanan sesuai tupoksi masing-masing. "Seperti halnya tenda, ini BPBD, dapur umum, itu Dinas Sosial. Untuk PMT (Pemberian Makanan Tambahan) bayi dan balita dari Dinas Kesehatan. Kemudian semen dari Bappenda jikalau dibutuhkan seperti sekarang ini," sambungnya. (ata/yud/rev)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




