Suasana pemakaman sopir truk pengangkut telur yang meninggal, oleh petugas dengan mengenakan APD lengkap.
Pasien kemudian dimakamkan sesuai protokol tetap penanganan pasien Corona. Tim Gugus Tugas kemudian langsung melakukan tracing terhadap orang-orang yang pernah kontak erat dengan pasien meninggal dunia.
Kepada mereka yang pernah kontak erat ini akan dilakukan rapid test. Sementara pasien dimakamkan sesuai protap penanganan pasien Corona.
Sebelum meninggal, pasien sempat diambil sampel swab-nya oleh petugas rumah sakit. Untuk memastikan pasien positif atau negatif Corona.
"Jadi berdasarkan informasi yang kami terima dari pihak RSUD Ngudi Waluyo, sebelum meninggal pihak rumah sakit sudah mengambil sampel swab untuk memastikan apakah pasien ini positif atau negatif Corona," ujarnya.
Untuk diketahui saat ini jumlah PDP di Kabupaten Blitar sebanyak 32 orang. Rinciannya 17 sembuh, 5 dirawat dan 10 meninggal dunia. (ina/dur)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




