Kapolresta Sidoarjo saat menginterograsi pelaku di balik jeruji besi Polsek Tanggulangin.
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Sebelum membakar mobil Alphard milik Via Vallen di Desa Kalitengah RT 02/RW 03, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo, Pije (41) nekat melakukan estafet dari Cikarang ke Sidoarjo.
Terduga pelaku yang menyebut dirinya sebagai fans Via Vallen itu, melakukan estafet selama tiga hari dan rela tidur di sebuah warung kopi kawasan Tanggulangin selama tujuh hari.
BACA JUGA:
- Polisi Tangkap Pelaku Penggelapan Mobil di Sidoarjo
- Sidang Penggelapan Kasur di Sidoarjo: 7 Ponpes Sudah Bayar Lunas, Tapi Uang Rp620 Juta Tak Disetor
- Diduga Dipicu Klakson, Pria di Waru Sidoarjo Sabet Pengendara Mobil dengan Celurit
- Kasus Perusakan Makam Mbah Dirjo Joyo Ulomo Masuk Tahap Penyidikan, SPDP Dikirim ke Kejari Sidoarjo
"Selama tiga hari dia nggandol sana, nggandol sini (estafet) ingin bertemu Via Vallen," kata Kapolresta Sidoarjo Kombespol Sumardji saat meminta keterangan pelaku di Mapolsek Tanggulangin, Selasa (30/6/2020).
Dari awal, terduga pelaku tersebut sudah tahu semua tentang rumah Via Vallen. "Kalitengah Tanggulangin, tahu rumahnya Via Vallen. Ngefans lah, ngefans dianya," ucap Sumardji.
Namun, terkait motif terduga pelaku sampai membakar mobil milik Maulidyah Oktavia alias Via Vallen, pihaknya masih belum bisa memastikan. "Pelan-pelan dulu, soalnya sulit diajak ngomong. Pasti nanti ketemu," pungkasnya. (cat/ian)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




