Mohammad Fahad, Ketua DPRD Bangkalan.
BANGKALAN, BANGSAONLINE.com - Mohammad Fahad, Ketua DPRD Bangkalan mengapresiasi aksi sejumlah pemuda yang menuntut evaluasi toko modern di Kabupaten Bangkalan.
Menanggapi tuntutan para pemuda itu, Fahad mengaku sudah melakukan koordinasi dengan Bupati Bangkalan perihal izin pendirian toko modern.
BACA JUGA:
- Ketua Komisi II DPRD Bangkalan Apresiasi Pemkab Lakukan Sidak Pajak Restoran
- Kinerja Pelayanan Publik di Bangkalan Merosot, Dewan Desak Perombakan Total
- Tegas! Ketua DPRD Bangkalan Sebut Parkir Berlangganan Harus Profesional dan Bebas Pungutan Ganda
- Komisi III DPRD Bangkalan Monitoring Mendadak Proyek Tambal Sulam Jalan Kabupaten
"Perihal izin, saya sudah koordinasi dengan Bupati Bangkalan. Hasilnya, di beberapa titik-titik tertentu tidak akan diperpanjang izinnya," jelasnya kepada media saat ditemui di kantornya, Senin (20/7/2020).
Ia berharap bupati selaku kepala daerah berkomitmen untuk tidak memperpanjang izin sejumlah toko modern, utamanya di titik-titik yang dinilai merugikan warga sekitar.
Perihal tudingan adanya oknum yang 'bermain' dalam pemberian izin toko modern, Fahad juga mengaku telah menegur bupati.
"Sebelumnya, saya juga sudah menegur Bupati Bangkalan perihal mudahnya izin pendirian toko modern. Namun, tanggapan beliau mengatakan bahwa izin pendirian toko modern ini tidak perlu pengetahuan dari bupati," ungkapnya.
"Sehingga, dalam hal ini hanya dinas terkait yang berhak mengeluarkan izin. Oleh sebab itu, kita tidak bisa melakukan kontrol langsung kepada Bupati. Namun, kontrol kita langsung ke Dinas Perizinan selaku pemberi izin," pungkasnya. (ida/uzi/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




