Gubernur Khofifah kemudian juga mengambil buku yang ditulis Prof. Dr. Mas’ud Said. “Prof Mas’ud ini santri yang S2, dan S3-nya di Australia,” kata Khofifah lantas minta salah satu santri membaca judul buku tersebut.
“Khofifah Indar Parawansa Pemimpin Perubahan,” kata santri itu membaca judul buku tersebut. Buku itu lalu diberikan kepada para santri itu.
Menurut Khofifah, predikat sebagai pemimpin perubahan itu diberikan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negaradan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB). Tapi yang menyerahkan penghargaan itu Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin.
Khofifah mengaku, semula ia tak mau ditulis oleh Prof. Dr. Mas’ud Said. “Karena saya merasa belum pantas,” kata Khofifah. Tapi ternyata menteri termuda sejak Indonesia merdeka adalah Khofifah Indar Parawansa.










