Bupati Sumenep, KH. Abuya Busyro Kariem.
SUMENEP, BANGSAONLINE.com - Menjelang perayaan hari kemerdekaan Republik Indonesia ke-15, pernak-pernik bendera merah putih mulai terpasang dan berkibar di sepanjang jalan strategis atau di jalan protokol Kabupaten Sumenep. Sayangnya, event Hari Ulang Tahun (HUT) RI tahun ini berada pada kondisi dan situasi pandemi Covid-19.
Menyikapi hal ini, Bupati Sumenep KH. Busyro Karim mengimbau masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan dalam setiap rangkaian kegiatan HUT RI ke-75.
BACA JUGA:
- Bupati Fauzi Pangkas Jam Kerja ASN Sumenep Selama Ramadhan 1447 H
- Lakukan Pendataan, BPBD Sumenep Sebut Pemkab akan Perbaiki 198 Bangunan Rusak akibat Puting Beliung
- Lampaui Target, Realisasi Investasi Sumenep 2025 Tembus Rp2 Triliun Lebih
- DBHCHT Sumenep 2026 Turun jadi Rp33,1 M, DPRD Ingatkan Pemkab Soal Skala Prioritas Program
"Pastinya tahun ini perayaannya tidak bakal sama seperti tahun-tahun kemarin," katanya, Senin (3/8/20).
Dikatakan bupati, perayaan seperti gerak jalan, lomba-lomba Agustusan yang biasa digelar di masyarakat tetap boleh dilakukan, selama mematuhi aturan pemerintah.
"Nah, jika melanggar protokol Covid-19, itu sudah pasti tidak boleh. Namun jika selama tidak melanggar, ya gak apa-apa," imbuhnya.
Menurutnya, meriahnya perayaan HUT RI bukan terletak pada banyaknya kegiatan lomba-lomba Agustusan. Tapi yang terpenting adalah spirit kemerdekaan pada diri masing-masing warga Indonesia.
"Harapan kami perayaan kemerdekaan tahun ini tidak harus menimbulkan kerumunan, kegiatan lomba harus dibatasi," pungkasnya. (aln/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




