Rabu, 21 Oktober 2020 05:49

Sambut Kunjungan Gus Yani dan Bu Min, Warga Kemuteran Spontan Iuran untuk Beli Polo Pendem

Senin, 28 September 2020 11:59 WIB
Editor: Abdurrahman Ubaidah
Wartawan: Syuhud
Sambut Kunjungan Gus Yani dan Bu Min, Warga Kemuteran Spontan Iuran untuk Beli Polo Pendem
Gus Yani dan Bu Min, Cabup-Cawabup Gresik.

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Pasangan cabup dan cawabup Gresik nomor urut 2, Fandi Akhmad Yani dan Aminatun Habibah menyapa warga Desa Kemuteran Kecamatan Gresik, Minggu (27/9/2020).

Paslon dengan akronim Niat ini mendapatkan sambutan hangat dari masyarakat setempat, yang kebanyakan ibu-ibu. Dalam pertemuan yang digelar di balai serba guna, mereka mengeluhkan sejumlah hal di hadapan Gus Yani dan Bu Min. Mulai batu bara dari pelabuhan bongkar muat di PT. Gresik Jasa Tama, air bersih, pelayanan publik seperti e-KTP, perizinan, dan problematika lain yang dihadapi warga Kemuteran.

Titik Parwati Hesti, salah satu warga Kemuteran mengungkapkan bahwa warga sangat antusias menyambut Gus Yani dan Bu Min. Terbukti, warga langsung sigap menyambut kedatangan Gus Yani dan Bu Min meski acara dadakan.

"Warga juga spotan iuran untuk beli polo pendem. Kami sangat terharu," ungkapnya.

Hesti juga mengungkapkan, sebelum ke Kemuteran, Bu Min menyapa warga Desa Leran Kecamatan Manyar. "Bu Min cerita, sambutan warga Leran juga luar biasa," terangnya.

Disinggung dengan program yang diusung Niat, yaitu Perubahan Menuju Gresik Baru, Hesti sangat mendukungnya. "Paslon Niat paham betul apa yang akan mereka lakukan untuk mewujudkan Perubahan Menuju Gresik Baru," katanya.

Pada kesempatan ini, Hesti juga mengungkapkan sejumlah keluhan warga Kemuteran terhadap Gus Yani dan Bu Min. Mulai soal problem debu batu bara dari pelabuhan PT. Gresik Jasa Tama selama ini, perizinan, pelayanan masyarakat seperti pembuatan e-KTP.

"Saya contohnya warga Bawean. Kasihan mereka warga Bawean yang mau buat e-KTP harus berlayar ke Gresik kantor Dispendukcapil. Belum lagi antrenya. Masya Allah," jelasnya.

Selain itu, tambah Hesti, perizinan yang dirasakan sangat berbelit. "Perizinan yang kami rasakan sendiri masih berbelit. Buat PT berliku-likunya," ungkapnya.

"Juga tak kalah penting, masalah air bersih. Sebab, air PDAM sangat sulit dirasakan warga Kemuteran," pungkasnya. (hud/dur)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Senin, 19 Oktober 2020 22:35 WIB
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Kediri ternyata memiliki air terjun yang luar biasa indahnya. Namanya Air Terjun Ngleyangan. Sayangnya, untuk mencapai air terjun yang konon pernah dijadikan tempat bertapa Raja Kediri itu, sangat sulit ...
Senin, 12 Oktober 2020 19:15 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan --- Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) minta para kepala daerah meniru Jawa Timur dan Sulawesi Selatan dalam menangani Covid-19. Dua provinsi tersebut – menurut Jokowi - mampu menekan angka kasus Covid-19."Saya mencata...
Senin, 28 September 2020 22:43 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*32. waidhrib lahum matsalan rajulayni ja’alnaa li-ahadihimaa jannatayni min a’naabin wahafafnaahumaa binakhlin waja’alnaa baynahumaa zar’aanDan berikanlah (Muhammad) kepada mereka sebuah perumpamaan, dua...
Sabtu, 17 Oktober 2020 14:42 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...