Selasa, 01 Desember 2020 06:59

UMKM di Gresik Tembus 178 Ribu, QA Siap Bantu Permudah Perizinan dan Pemasaran Produk

Senin, 19 Oktober 2020 07:07 WIB
Editor: Abdurrahman Ubaidah
Wartawan: M Syuhud Almanfaluty
UMKM di Gresik Tembus 178 Ribu, QA Siap Bantu Permudah Perizinan dan Pemasaran Produk
Cawabup Asluchul Alif saat paparkan program Kartu UMKM Bangkit di Kafe Majapahit Bungah. foto: ist.

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Masih banyaknya masyarakat Kabupaten Gresik yang bekerja di sektor industri berbasis Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) namun belum mengantongi izin, direspons Cabup dan Cawabup Nomor Urut 1, Moh. Qosim dan Asluchul Alif.

Paslon dengan akronim "QA" ini berjanji membantu kebutuhan UMKM, baik terkait perizinan, pembinaan, pendanaan, hingga pemasaran produk UKM, apabila terpilih sebagai bupati dan wakil bupati pada Pilbup Gresik 2020.

Tercatat, hingga saat ini sedikitnya ada 178 ribu UMKM tersebar di 18 kecamatan s- Kabupaten Gresik yang bergerak dalam pembuatan produk khas Gresik, mulai makanan, minuman, souvenir, dan kerajinan tangan lain.

Menurut Alif perlu ada sinkronisasi antarorganisasi perangkat daerah (OPD) dalam pengurusan izin di tingkat birokrasi. Sinkronisasi itu dapat membuat perkembangan UMKM semakin pesat.

"Jadi, tidak hanya Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag), juga ada peran dari Dinas Perizinan dan pihak OPD terkait lain agar UMKM bisa lebih maju dan berkembang," kata Alif saat bertemu pelaku UMKM di Kafe Majapahit, Minggu (18/10/2020), malam.

Nantinya, lanjut Alif, UMKM yang ada di Kabupaten Gresik akan secara bergantian dipromosikan untuk membantu pemasaran mereka. Tidak hanya ke kalangan masyarakat Gresik, namun juga ke level regional dan nasional melalui marketplace dan virtual.

Alif menjelaskan bahwa pasangan QA mempunyai program unggulan untuk mendukung usaha warga. Salah satunya, menyiapkan Kartu UMKM Bangkit. Kartu ini membantu para pelaku usaha memiliki izin, serta membantu permodalan dan pemasaran.

"Kenapa harus pakai kartu? Karena data pelaku usaha akan tersistem dan jelas. Sehingga bantuan dari pemerintah daerah terukur dan sesuai dengan kebutuhan warga," jelasnya.

(POLLING PILKADA GRESIK: Ayo Vote Cabup-Cawabup Pilihanmu)

Selain itu, pihaknya akan mewajibkan toko modern atau waralaba menjual produk-produk unggulan warga Gresik.

"Nantinya, pelaku UMKM diberi pelatihan dan pendampingan. Agar produk yang dijual memiliki kualitas dan punya brand. Kami berharap UMKM bisa meningkat menjadi Perseroan Terbatas atau PT. Jadi kalau jualan pentol tak lagi satuan atau bijian. Sudah 1 plastik atau lebih," imbuhnya.

Sementara dalam kesempatan ini, Moh. Qosim meminta agar para pendukungnya tetap mengedepankan sopan santun dalam segala hal. Tak terkecuali dalam berkampanye program-program QA. "Jangan sampai politik menghalalkan segala cara. Mari secara bersama-sama memajukan Gresik," ajaknya.

Dalam pertemuan itu, Qosim-Alif juga memberikan para pelaku UMKM untuk menyampaikan pertanyaan dan keluhan. Nurlaili, pedagang pentol asal Kecamatan Bungah, mengaku membutuhkan modal untuk mengembangkan usahanya.

"Saya punya usaha rumahan berupa pentol, pak. Tapi kendalanya saya kurang modal. Jika bapak terpilih, apa program yang dilakukan untuk kami," kata Nurlaili kepada Qosim dan Alif.

Warga lainnya, Lilik asal Desa Cangga'an Kecamatan Ujungpangkah mengungkapkan, di desanya banyak sekali tanaman gadung. Oleh warga, tumbuhan berumbi ini kemudian dijadikan keripik gadung. "Tapi kami kesulitan pada pemasaran. Sehingga harga jualnya murah," katanya. (hud/dur)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 20 November 2020 22:13 WIB
SUMENEP, BANGSAONLINE.com - Berbicara tentang destinasi wisata di Kabupaten Sumenep memang tak pernah sepi. Selain memiliki sejumlah tempat wisata religi dan budaya, kabupaten yang berada di ujung timur Pulau Madura ini juga memiliki segudang destina...
Sabtu, 28 November 2020 22:34 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan --- Nahdlatul Ulama (NU) punya khasanah (bahasa) baru: Neo Khawarij NU. Istilah seram ini diintroduksi KH Imam Jazuli, LC, MA, untuk mestigmatisasi kelompok kritis NU: Komite Khittah Nahdlatul Ulama (KKNU). Khawarij ...
Sabtu, 28 November 2020 15:26 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*39. walawlaa idz dakhalta jannataka qulta maa syaa-a allaahu laa quwwata illaa biallaahi in tarani anaa aqalla minka maalan wawaladaanDan mengapa ketika engkau memasuki kebunmu tidak mengucapkan ”Masya Allah, ...
Sabtu, 28 November 2020 12:00 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...