Prosedur Rapid Test Sebabkan Calon Bayi di Banyuwangi Meninggal Dalam Kandungan

Namun sebelum menjalani operasi, kata Dedi, Erna kakaknya itu dinyatakan reaktif setelah menjalani rapid test dua hari sebelumnya. Kemudian diminta untuk tes swab dan menunggu sehari untuk mendapatkan hasilnya. "Hasil tes swab-nya negatif," kata Dedi.

Tak sampai di situ, selanjutnya kakaknya ini disuruh untuk melakukan pemeriksaan radiologi. Hasilnya, kakaknya ini dinyatakan ada gangguan jantung.

"Saat melakukan pemeriksaan jantung di RS Yasmin, kata dokternya peralatan di sana kurang bagus, sehingga dirujuk ke RSUD Blambangan," jelasnya.

Sehingga pada Sabtu (5/12/20) malam lalu, Erna melakukan pemeriksaan di rumah sakit milik Pemkab Banyuwangi tersebut. Karena malam, dokter kandungan maupun jantung tidak ada di tempat. Sehingga disuruh untuk memeriksakan di RS Bunda.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini:Prosedur Rapid Test Sebabkan Calon Bayi di Banyuwangi Meninggal Dalam Kandungan - Halaman 2